Go-Pena Baner

Thursday, 02 April, 2026

Usai Pendidikan, 69 Bintara Polri Resmi Dilantik dan Siap Bertugas

Responsive image
Kapolda Gorontalo saat diwawancarai usai pelantikan Bintara. Rabu (24/12/2025)

Upacara penutupan sekaligus pelantikan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri digelar di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Gorontalo, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan yang telah diikuti oleh para peserta didik.

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 69 orang Bintara Polri resmi dilantik dan diambil sumpahnya.

Seluruh peserta dinyatakan lulus setelah mengikuti pendidikan sejak awal hingga akhir tanpa ada yang mengalami putus pendidikan.

Irjen Pol. Drs. Widodo menjelaskan bahwa setelah pelantikan, para personel akan segera memasuki tahap penempatan tugas. 

"Selanjutnya manu akan melanjutkan penempatan personel yang akan disebar ke Brimob dan Polda. Karena dipecah ada kebutugan di Polda Metro dan di Satbrimob juga untuk personel dari kita," ungkapnya.

Menurutnya, tahun ini terdapat kebutuhan khusus dari Polda Metro dan Satuan Brimob. Oleh karena itu, sebagian lulusan akan ditempatkan untuk memperkuat satuan-satuan tersebut sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Ia menambahkan bahwa hasil pendidikan tahun ini menunjukkan capaian yang sangat baik. Para peserta memperoleh nilai yang tinggi dan bahkan dinilai sebagai salah satu angkatan terbaik selama masa pendidikan.

"Tidak ada yang yang drop out di tengah jalan, artinya lulu semua dari awal saampe akhir dari jumlah yang stabil," jelas Widodo.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa para Bintara Polri yang baru dilantik telah siap untuk ditempatkan dan mengabdi kepada masyarakat. Bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, serta pembinaan mental dan karakter telah diberikan selama pendidikan di SPN.

Meski demikian, para personel baru tersebut tetap akan mendapatkan pendampingan dari para senior di satuan masing-masing. 

Irjen Pol. Widodo berpesan agar mereka melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi profesionalisme, serta tidak menyakiti hati masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas. (Ren)


Share