Go-Pena Baner

Tuesday, 25 June, 2024

Sejarah Singkat Hari Lahir Pancasila Bagi Kalian yang Malas Baca Buku Sejarah

Responsive image
Ilustrasi Pancasila

 

GO-PENA.ID-Tanggal 1 Juni kita selaku Bangsa Indonesia memperingatinya sebagai Hari Lahir Pancasila. Kaum milenial sendiri belum banyak yang tahu persis sejarah dan makna Hari Lahir Pancasila, kebanyakan hanya tahu lewat pamflet atau infografis yang beredar dimedia sosila. Ini diakibatkan budaya membaca buku yang berkurang dan hanya segelintir pemuda saja yang mengetahui sejarah yang melatar belakanginya. Kali ini go-pena.id akan menyajikan sejarah singkat Hari Lahir Pancasila untuk para Sahabat Pena yang malas baca buku, berikut ulasan singkatnya:

Hari lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni tersebut ditandai dengan pidato yang dilakukan oleh Presiden Pertama Indonesia, yakni Ir. Sukarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Kemudian Pidato tersebut pertama kai mengemukakan konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.

Sejarahnya berawal dari kekalahan Jepang pada perang Pasifik. Jepang kemudian berusaha untuk mendapatkan simpati masyarakat yakni dengan menjanjikan kemerdekaan untuk Indonesia yang kemudian membentuk sebuah lembaga yang fungsinya untuk mempersiapkan hal itu.

Lembaga ini dinamai Dokuritsu Junbi Cosakai. Pada 29 Mei 1945, lembaga ini melakukan sidang pertama di Gedung Chuo Sangi In—sekarang Gedung Pancasila, para anggotanya mendiskusikan tentang tema dasar sebuah negara.

Singkatnya, sidang berjalan sekitar hampir 5 hari yang kemudian pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan ide serta gagasannya terkait dasar Negara Indonesia, yang dinamai “Pancasila”. Seperti kita ketahui sejak bangku sekolah dasar (SD) bahwa Panca artinya lima, sedangkan Sila artinya prinsip atau asas.

Saat itu Bung Karno menyebutkan lima dasar untuk Negara Indonesia yakni Sila perama tentang “Kebangsaan”, Sila kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”, sila ketiga “Demokrasi”, sila keempat “Keadinal Sosial”, dan kelima “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Karena dinilai belum begitu sempurna, maka untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dan membuat undang-undang dasar yang berlandaskan kelima asas tersebut, maka Dokuritsu Junbi  Cosakai  membentuk panitia yang disebut sebagai panitia Sembilan. Beranggotakan Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Abikoesno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr. AA Maramis, dan Achmad Soebardjo.

Setelah melewati beberapa proses persidangan, Pancasila akhirnya dapat disahkan pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Pada sidang itu disetujui bahwa Pancasila dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah.

Pancasilan sendiri sebagai ideologi negara memiliki nilai dan makna yang sangat dalam, ia meliputi landasan dan pijakan setiap warga negara dalam menjalankan tugas dan fungsinya selaku anak bangsa.

Kurang lebih demikian uraian tentang sejarah singkat Hari Lahir Pancasila yang telah go-pena.id rangkum dari beberapa sumber. Perlu diingat bahwa uraian diatas terbatas pada tingkat keilmuan penulis dan hanya terkonsentrasi pada perumusan Pancasila dan sejarah singkat yang melatar belakanginya.

Bagi Sahabat Pena yang ingin memperjelas sejarah Hari Lahir Pancasila boleh ditelusuri lewat bacaan buku atau artikel ilmiah yang lebih komprehensif.


Share