Go-Pena Baner

Friday, 06 November, 2026

Program LEBEGACOR BI Gorontalo Raih Predikat Gold pada GENTING Summit BKKBN 2026 di Jakarta

Responsive image
Penyerahan penghargaan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. kepada BI Perwakilan Gorontalo.

JAKARTA — Bank Indonesia Gorontalo meraih penghargaan nasional Predikat Gold Mitra Orang Tua Asuh (OTA) Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dalam ajang GENTING Collaboration Summit 2026 di Jakarta, 5 November 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Bpk. Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kontribusi dan sinergi Bank Indonesia Gorontalo dalam mendukung agenda pembangunan keluarga serta percepatan penurunan stunting di Provinsi Gorontalo. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui program LEBEGACOR (Literasi Bersama – Gerakan Cegah Stunting dan Cinta Rupiah) yang merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia Gorontalo bersama BKKBN Provinsi Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. 

Apa itu Program LEBEGACOR? Adalah suatu program yang mengawinkan edukasi kesehatan keluarga dengan peningkatan literasi ekonomi dan keuangan. Program ini mengintegrasikan pencegahan stunting, pemenuhan gizi keluarga, yang diramu dengan pemahaman Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah dan pengelolaan keuangan yang bijak.

Sejak dimulai pada 10 Maret 2026 di Kabupaten Gorontalo, LEBEGACOR terus berkembang dan hingga September 2026 ini sudah sampai pada Jilid XII. Program ini sendiri telah menjangkau lebih dari 1.500 Keluarga Risiko Stunting (KRS) di 10 kecamatan di Kabupaten Gorontalo.

Edukasi uang rupiah sendiri dilaksanakan secara interaktif melalui penyuluhan tatap muka, diskusi, kuis, dan praktik mengenali keaslian Rupiah melalui metode “5 Jangan” serta “3D (Dilihat, Diraba, Diterawang)”. Kegiatan sosialisasi tersebut dilengkapi juga dengan edukasi gizi dan dukungan bantuan nutrisi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pencegahan stunting.

Keberlanjutan dan perluasan edukasi diperkuat melalui Training of Trainers (ToT) kepada penyuluh Keluarga Berencana (KB), hingga 113 Penyuluh Keluarga Berencana (KB) yang tersebar mulai dari Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, sampai Kabupaten Bone Bolango. Setiap penyuluh dibekali pemahaman yang sama mengenai CBP Rupiah, QRIS, dan pelindungan konsumen.

Para penyuluh menjadi perpanjangan tangan Bank Indonesia dalam menyampaikan edukasi kepada keluarga binaan BKKBN. Dengan memanfaatkan jejaring penyuluh yang tersebar luas hingga pelosok Kabupaten/Kota, edukasi kepada masyarakat dapat menjangkau hingga tingkat keluarga secara lebih luas dan berkelanjutan.

Capaian penghargaan Gold dalam GENTING Collaboration Summit 2026 semakin memperkuat komitmen Bank Indonesia Gorontalo untuk terus berkontribusi melalui kolaborasi lintas sektor. Ke depan, sinergi edukasi pencegahan stunting, peningkatan literasi Rupiah, dan digitalisasi sistem pembayaran diharapkan dapat menjangkau lebih banyak keluarga sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, berdaya, dan sejahtera. (*) 


Share