Go-Pena Baner

Thursday, 05 November, 2026

Prof. Dr. Novianty Djafri Lolos Seleksi Artikel Scopus, Tampil sebagai Pemateri Simposium PAI Nasional di Bali

Responsive image
Guru besar UNG, Prof. Dr. Novianty Djafri, menjadi salah satu pemateri dalam simposium nasional, yang dolaksanakan di Bali.

GORONTALO – Guru Besar Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Novianty Djafri, kembali menorehkan prestasi akademik di tingkat nasional. Ia berhasil lolos seleksi artikel ilmiah untuk agenda Simposium Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Perguruan Tinggi Umum (PTU) yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tidak hanya itu, Novianty Djafri juga dipercaya menjadi salah satu pemateri dalam simposium nasional tersebut, sekaligus terlibat sebagai perumus kebijakan tata kelola Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum.

Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Persatuan Dosen PAI Nahdlatul Ulama (PERSADA NU) ini berlangsung pada 3–6 November 2026, bertempat di Swiss-Belhotel Rainforest, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Dalam simposium tersebut, Novianty Djafri membawakan materi berjudul “Kepemimpinan Akademik dalam Reorientasi PAI PTU di Masa Depan: Melalui Pendekatan Interdisipliner Berbasis STEAM.”

Artikel tersebut berhasil melewati proses seleksi yang diikuti perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Capaian ini menjadi bagian dari kontribusi akademik Novianty dalam mendorong pengembangan Pendidikan Agama Islam yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta tantangan pendidikan masa depan.

Selain menjadi pemateri, Novianty Djafri juga mengambil peran strategis sebagai perumus kebijakan tata kelola PAI pada PTU. Dalam kapasitasnya sebagai pengurus PERSADA NU Pusat sekaligus bagian dari tim ahli guru besar PERSADA NU, ia turut berkontribusi bersama para profesor dan akademisi PAI dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Simposium ini juga menjadi ruang kolaborasi para akademisi dalam merancang masa depan Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum. Salah satu agenda kontribusi akademik yang dilakukan adalah penulisan buku bersama yang melibatkan para guru besar dan dosen PAI dari berbagai daerah.

Keterlibatan Novianty Djafri dalam forum nasional tersebut memperlihatkan kontribusi akademisi Universitas Negeri Gorontalo dalam pengembangan keilmuan, kepemimpinan akademik, serta perumusan arah kebijakan pendidikan agama Islam di Indonesia.

Melalui pendekatan interdisipliner berbasis STEAM, pengembangan PAI diharapkan tidak hanya berorientasi pada penguatan pemahaman keagamaan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan zaman dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam proses pendidikan. (*)


Share