Gorontalo – Ikatan Alumni Madrasah Aliyah Negeri (IKA MAN) 1 Kabupaten Gorontalo mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) yang direncanakan berlangsung pada awal Desember 2026 dengan rangkaian beberapa acara alumni yang menarik.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat bersama para alumni dan Kepala Sekolah MAN 1 Kabupaten Gorontalo yang berlangsung di lingkungan MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Jumat (30/10/2026).
Rapat itu tidak sekadar membicarakan agenda pelaksanaan Mubes, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mempertemukan kembali para alumni dalam satu wadah kebersamaan, sekaligus memperkuat kontribusi mereka terhadap almamater.
Dalam rapat tersebut, ditetapkan presidium Mubes IKA MAN 1 Kabupaten Gorontalo dengan susunan sebagai berikut:
Ketua: Dr.H.Dikson T. Yasin, M.Hi.,CPM
Sekretaris: Suprianto Djibu, M.H
Bendahara: Herlina Rahman
Terpilih sebagai Ketua Pelaksana Mubes, Dikson T. Yasin berharap seluruh alumni dapat mengambil bagian dan memberikan dukungan penuh demi menyukseskan agenda besar tersebut.
Menurutnya, keberadaan alumni memiliki peran yang sangat krusial dalam mendukung kemajuan sekolah. Karena itu, Mubes diharapkan tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum membangun kembali komunikasi, solidaritas, dan kekuatan jaringan alumni.
“Saya berharap seluruh alumni MAN 1 Kabupaten Gorontalo dapat ikut mengambil bagian dalam menyukseskan Mubes ini. Ini bukan hanya kegiatan panitia atau kelompok tertentu, melainkan kegiatan kita bersama sebagai keluarga besar alumni. Peran alumni sangat krusial bagi sekolah yang pernah menjadi tempat kita menimba ilmu dan membentuk masa depan,” ujar Dikson.
Ia juga mengajak para alumni yang selama ini tersebar di berbagai wilayah dan memiliki latar belakang profesi berbeda untuk kembali menyatukan langkah melalui organisasi IKA MAN.
Kini saatnya para alumni kembali mengambil peran. Mubes IKA MAN 1 Kabupaten Gorontalo menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, menyatukan gagasan, dan membuktikan bahwa ikatan alumni tetap memiliki kekuatan untuk membawa perubahan positif bagi almamater. (*)