Go-Pena Baner

Saturday, 24 October, 2026

Pengabmas Polttkkes Kemenkes SAYANG IBU : Senam Yoga Aman dan Nyaman pada Ibu Hamil di Desa Tabumela

Responsive image
Pengabmas Polttkkes Kemenkes Gorontalo dengan tajuk SAYANG IBU di Desa Tabumela.

GORONTALO - Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Gorontalo telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “SAYANG IBU: Senam Yoga Aman dan Nyaman pada Ibu Hamil” di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kesehatan, kekuatan fisik, dan kenyamanan ibu selama menjalani masa kehamilan.

Kegiatan SAYANG IBU melibatkan kader kesehatan dan ibu hamil Desa Tabumela dengan rangkaian kegiatan berupa edukasi dan praktik senam yoga kehamilan. Materi yang diberikan menekankan pentingnya aktivitas fisik yang aman selama kehamilan, sedangkan kegiatan praktik memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam melakukan gerakan yoga sesuai kondisi dan kemampuan ibu hamil.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada manfaat senam yoga dalam membantu menjaga kekuatan fisik, meningkatkan relaksasi, melatih teknik pernapasan dan fleksibilitas tubuh, serta membantu mengurangi ketidaknyamanan yang sering menyertai perubahan fisiologis selama kehamilan. Keterlibatan kader dalam kegiatan juga diarahkan untuk memperkuat perannya dalam memberikan dukungan, motivasi, dan pendampingan kepada ibu hamil di lingkungan masyarakat.

Ketua Pengabdian kepada Masyarakat, Nurhidayah, S.ST., M.Keb, Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Gorontalo, yang sekaligus bertindak sebagai pemateri dan instruktur demonstrasi senam yoga, menyampaikan bahwa aktivitas fisik selama kehamilan perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi kesehatan ibu, usia kehamilan, serta prinsip keamanan dalam setiap gerakan.

Senam yoga kehamilan dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik bagi ibu hamil untuk menjaga kebugaran sekaligus memberikan rasa nyaman dan rileks selama menjalani kehamilan. Melalui program SAYANG IBU, kami ingin membekali ibu hamil dengan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan gerakan yoga secara tepat dan aman, sekaligus meningkatkan kapasitas kader agar mampu memberikan dukungan kepada ibu hamil di Desa Tabumela,” ungkap Nurhidayah.

Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan setelah program Pengabdian kepada Masyarakat selesai dilaksanakan. Kader yang telah mengikuti kegiatan diharapkan dapat berperan sebagai penggerak dan pendamping dalam mendorong ibu hamil untuk tetap aktif melakukan aktivitas fisik yang sesuai, sehingga praktik senam yoga dapat dikembangkan sebagai salah satu kegiatan pendukung kesehatan ibu hamil di Desa Tabumela.

“SAYANG IBU merupakan wujud kepedulian dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung kesehatan sejak masa kehamilan. Dengan ibu yang sehat, aktif, dan nyaman, diharapkan tercipta pengalaman kehamilan yang lebih positif sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.” (*)


Share