Limboto – Sidang Sinode Gereja Protestan di Gorontalo (GPIG) ke-XX yang berlangsung di Gereja Maranatha, Limboto, resmi menetapkan Pdt. Ramses Alawaila, M.Th. sebagai Ketua Umum Sinode GPIG periode 2026-2031.
Sidang yang mengusung tema "Hiduplah sebagai Terang yang Kebaikan, Keadilan dan Kebenaran" ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan gereja dalam menjawab tantangan pelayanan ke depan.
Dalam sesi wawancara usai terpilih pada Sabtu (19/7/2026), Pdt. Ramses Alawaila menegaskan bahwa kepengurusan baru ini berkomitmen untuk bergerak dinamis sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) yang telah ditetapkan.
"Sinode ini adalah gerakan pelayanan yang baru. Kami akan bekerja sesuai dengan rencana strategis pelayanan GPIG yang telah diputuskan dan tertuang dalam program pelayanan jangka panjang lima tahun ke depan," ujar Pdt. Ramses.
Ia memaparkan bahwa visi pelayanan dalam lima tahun mendatang akan difokuskan pada lima pilar utama: "berakar, bertumbuh, berbuah, berdaya, dan berdampak" bagi kemuliaan nama Tuhan. Seluruh visi tersebut akan dijabarkan melalui program tahunan dan program periodik yang sistematis.
"Intinya, semua program pelayanan yang akan kami lakukan sebagai badan pekerja terpilih, akan menyentuh langsung dan berdampak nyata bagi pelayanan umat," tambahnya.
Adapun Susunan Pengurus Sinode GPIG Periode 2026-2031
Berikut adalah komposisi pengurus yang telah ditetapkan dalam Sidang Sinode ke-XX:
1. Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS)
Ketua Umum: Pdt. Ramses Alawaila, M.Th.
Wakil Ketua I: Pdt. Agustina Tololiu, S.Th.
Wakil Ketua II: Vondy Mawijtere, S.H., M.H.
Wakil Ketua III:Otnil Siwi, S.H.
Sekretaris: Pdt. Stenly Linjewas, S.Th.
Wakil Sekretaris:Pnt. Jimi Mangempis, S.T.
Bendahara:Pnt. Benito Walangadi
2. Majelis Pertimbangan Sinode (MPS)
Ketua: Pnt. Modi Sampe
Sekretaris:Pnt. Joli Salindeho
Anggota:Pdt. Ronal Oroh, S.Th.
3. Majelis Pengawas Perbendaharaan dan Perbendaharaan Sinode (MP3S)
Ketua: Pnt. Mathias Tangulu, S.E., M.M.
Sekretaris: Pnt. Rodolf Lumi
Anggota: Dkn. Alma Hontong
Dengan terpilihnya kepengurusan baru ini, jemaat GPIG berharap pelayanan gereja dapat semakin maju, inklusif, dan menjadi terang yang membawa kebaikan bagi masyarakat Gorontalo secara luas. (Fikri)