Go-Pena Baner

Friday, 19 June, 2026

Salat Jumat di Masjid Al-Falah, Wapres Gibran Tidak Duduk di Shaf Depan Pilih Berbaur dengan Jamaah

Responsive image
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat mendengarkan Khutbah Jumat di Masjid Al Falah, Limboto Kabupaten Gorontalo. Jumat (19/06/2026). (Foto : Istimewa)

GORONTALO – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, tiba di Provinsi Gorontalo pada Jumat (19/6/2026) dalam rangka menghadiri pembukaan Pekan Nasional Petani Nelayan XVII yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.
Di sela agenda kunjungannya, Wapres melaksanakan salat Jumat berjamaah di Masjid Al-Falah Limboto. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang turut menunaikan ibadah salat Jumat.
Menariknya, Gibran tidak memilih menempati shaf terdepan atau area khusus yang biasanya disediakan bagi pejabat negara. Putra sulung Presiden ke-7 RI itu justru duduk dan salat berjamaah bersama masyarakat umum di salah satu shaf yang telah terisi jamaah.
Sikap tersebut menjadi perhatian para jamaah. Banyak di antara mereka yang mengaku terkesan dengan kesederhanaan Wapres yang memilih berbaur tanpa meminta perlakuan istimewa saat menjalankan ibadah.
Meski pengamanan dilakukan secara ketat oleh aparat, suasana salat Jumat tetap berlangsung khusyuk dan tertib. Kehadiran Wapres tidak mengurangi kekhidmatan ibadah yang diikuti ratusan jamaah di masjid tersebut.
Bagi masyarakat, momen tersebut menjadi gambaran kedekatan seorang pemimpin dengan rakyatnya. Kehadiran Gibran yang memilih berada di tengah-tengah jamaah dinilai menunjukkan kesederhanaan serta penghormatan terhadap kesetaraan umat dalam beribadah.
Usai salat Jumat, Wapres melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di Gorontalo untuk menghadiri rangkaian kegiatan Pekan Nasional Petani Nelayan XVII. Kegiatan nasional tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia dan menjadi ajang bertemunya petani, nelayan, pelaku usaha pertanian, serta pemangku kepentingan sektor pangan dan kelautan dalam memperkuat pembangunan pertanian nasional. (Wawan) 


Share