Go-Pena Baner

Saturday, 11 July, 2026

Bangun Generasi Sehat, Poltekkes Kemenkes Gorontalo Gelar Pelatihan BIJAK PRO di SMKN 1

Responsive image
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Pelatihan Bimbingan Remaja Usia Sekolah dalam Pencegahan Risiko Obesitas (BIJAK PRO) di SMK Negeri 1 Kota Gorontalo, Selasa (7/7/2026).

GORONTALO – Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Gorontalo melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Pelatihan Bimbingan Remaja Usia Sekolah dalam Pencegahan Risiko Obesitas (BIJAK PRO) di SMK Negeri 1 Kota Gorontalo, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mencegah risiko obesitas sejak dini melalui edukasi dan pelatihan berbasis praktik.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Puskesmas Sipatana sebagai mitra wilayah kerja. Berdasarkan hasil koordinasi, SMK Negeri 1 Kota Gorontalo dipilih sebagai lokasi pengabdian karena memiliki organisasi Palang Merah Remaja (PMR) yang aktif dan dinilai berpotensi menjadi agen perubahan dalam mempromosikan gaya hidup sehat di lingkungan sekolah.

Sebanyak 20 anggota PMR mengikuti pelatihan yang membahas berbagai materi, mulai dari pencegahan obesitas pada remaja, penerapan pola makan bergizi seimbang, pentingnya aktivitas fisik, pengukuran status gizi menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), hingga teknik memberikan edukasi kesehatan kepada teman sebaya.

Untuk meningkatkan pemahaman peserta, pelatihan dikemas secara interaktif melalui metode ceramah, diskusi, demonstrasi, simulasi, praktik langsung, serta pembagian booklet sebagai media edukasi.

Kepala SMK Negeri 1 Kota Gorontalo, H. Sumitro Kasim Panto, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program BIJAK PRO di sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat relevan dengan tantangan kesehatan yang dihadapi remaja saat ini.

Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi contoh bagi siswa lainnya dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.

Hal senada disampaikan Koordinator UKS, Farida Alamri, S.Pd. Menurutnya, pelatihan BIJAK PRO menjadi penguatan bagi program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang selama ini dijalankan.

"Kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak positif terhadap perilaku hidup sehat peserta didik," ujarnya.

Sementara itu, Pembina PMR, Wahyono Pulukadang, S.Pd., mengatakan anggota PMR memiliki peran strategis sebagai peer educator atau pendidik sebaya di lingkungan sekolah.

Melalui pelatihan BIJAK PRO, para anggota PMR tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan mengenai pencegahan obesitas, tetapi juga dibekali keterampilan untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada teman-temannya sehingga manfaat program dapat menjangkau lebih banyak siswa.

Tim dosen dan mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Gorontalo berharap program BIJAK PRO mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran remaja dalam menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya mencegah obesitas sejak dini.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Puskesmas Sipatana, dan SMK Negeri 1 Kota Gorontalo dalam mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan institusi pendidikan, program pengabdian kepada masyarakat ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan remaja sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan yang mendukung terciptanya perilaku hidup sehat. (*)


Share