PEMPROV - Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, secara resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Gorontalo yang berlangsung sejak 1–6 Desember 2025. Penutupan kegiatan digelar di halaman kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Gorontalo, Sabtu (6/12/2025), dan diikuti oleh 40 anggota Satpol PP.
Dalam arahannya, Gubernur Gusnar kembali menegaskan bahwa pelaksanaan Latsar merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk memastikan seluruh anggota Satpol PP memahami secara utuh tugas pokok dan fungsi sebagai aparat pemerintah. Ia menyebut Latsar menjadi pondasi penting yang harus dimaknai peserta untuk meningkatkan kualitas kinerja dan profesionalisme.
“Ini baru latihan dasar, tetapi paling tidak para anggota Satpol sudah bisa memahami dan mengerti filosofi dari tugas pokok dan fungsinya,” ujar Gusnar. “Tugas Satpol itu unik. Di satu sisi memberikan pelayanan kepada masyarakat, di sisi lain menegakkan aturan, bahkan melakukan pencegahan terhadap hal-hal yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.”
Gubernur juga menekankan bahwa pekerjaan Satpol PP sarat tantangan sehingga membutuhkan ketegasan dan kecermatan dalam bertindak. Ia mengingatkan agar setiap personel selalu menjadikan regulasi sebagai pedoman utama.
“Anggota Satpol harus menguasai dan memahami aturan. Cernalah setiap peraturan sebelum bertindak, bukan sebaliknya—bertindak dulu baru memikirkan aturan,” tegasnya.
Tak hanya soal aturan, Gusnar turut mengingatkan pentingnya kebugaran fisik dan disiplin tinggi sebagai modal utama dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Ia berharap melalui Latsar ini, jiwa korsa, ketangguhan, dan etos kerja seluruh anggota Satpol PP semakin terbangun.
“Tugas anda ada di lapangan yang memerlukan fisik di atas standar rata-rata. Terapkan semua yang diberikan pelatih selama latihan dasar untuk membentuk fisik, disiplin, dan etos kerja,” pungkas Gubernur Gusnar Ismail. (*)