Go-Pena Baner

Wednesday, 13 May, 2026

Di Tengah Kesibukan Sebagai Aleg, Erwin Ismail Lulus S2 dengan IPK 3,96

Responsive image
Erwinsyah Ismail, S.I.Kom, M.I.Kom

MAKASSAR - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula Wisuda Universitas Fajar (UNIFA) Makassar, Rabu (13/5/2026). Di tengah deretan wisudawan yang mengenakan toga hitam, sosok anggota DPRD Provinsi Gorontalo dua periode, Erwinsyah Ismail, tampak mencuri perhatian.
Politisi yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Gorontalo itu resmi menyandang gelar Magister Ilmu Komunikasi (M.I.Kom) setelah menuntaskan pendidikan S2 di Universitas Fajar Makassar.
Bagi Erwin Ismail, wisuda kali ini bukan sekadar seremoni akademik biasa. Ada perjalanan panjang dan penantian hampir 16 tahun hingga akhirnya kembali mengenakan toga.
“Magister ini saya menunggu hampir 16 tahun, akhirnya bisa pakai toga lagi,” ujar Erwin penuh syukur.
Kesibukannya sebagai wakil rakyat, pimpinan partai politik, hingga Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Gorontalo tidak menjadi alasan untuk berhenti belajar. Di tengah padatnya agenda politik, rapat, kegiatan organisasi, dan aktivitas usaha yang dirintisnya sejak nol, Erwin tetap berusaha menyelesaikan tanggung jawab akademiknya.
“Alhamdulillah, saya wisuda hari ini, saya sangat bersyukur,” katanya.
Putra sulung Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail itu mengaku sengaja memilih jalur pendidikan yang linear dengan latar belakang studinya sejak S1.
“Agak sedikit egois karena saya maunya ilmunya linear. S1 hingga S2 tetap pada koridor Ilmu Komunikasi, dan insya Allah lanjut S3 juga tetap di bidang yang sama,” ungkapnya.
Fokus kajiannya berada pada bidang Komunikasi Publik dan Komunikasi Politik, yang menurutnya sangat berkaitan dengan dunia pengabdian dan aktivitas politik yang dijalani setiap hari.
Di balik kesibukan sebagai legislator, Erwin tetap menyempatkan diri membaca, menyusun tugas, hingga menyelesaikan berbagai kewajiban perkuliahan di sela aktivitasnya.
Perjuangan itu membuahkan hasil membanggakan. Erwin berhasil menyelesaikan studi Magister Ilmu Komunikasi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96 serta meraih predikat pujian.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal gelar, melainkan bagian dari proses untuk terus bertumbuh di tengah tanggung jawab publik yang semakin besar.
“Kampus Universitas Fajar (UNIFA) Makassar akan berkesan dalam hidup saya,” tuturnya.
Momen wisuda tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kesibukan sebagai pejabat publik bukan penghalang untuk terus menuntut ilmu dan menyelesaikan mimpi yang sempat tertunda bertahun-tahun. (*)


Share