Go-Pena Baner

Tuesday, 12 May, 2026

Pemprov : HIPMI Punya Peran Strategis Wujudkan Transformasi Ekonomi Gorontalo Menuju 2045

Responsive image
Gubernur Gorontalo yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim saat memberikan sambutan dalam kegiata Forbisda HIPMI Provinsi Gorontalo. Senin (11/9).

GORONTALO – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, menegaskan pentingnya peran dunia usaha, khususnya HIPMI, dalam mendukung transformasi pembangunan daerah menuju Gorontalo Emas 2045. Hal itu disampaikannya saat mewakili Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada kegiatan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) HIPMI Provinsi Gorontalo, Senin (11/05/2026).

Dalam sambutannya, Sofian Ibrahim mengaku sengaja meluangkan waktu untuk hadir di tengah padatnya agenda pemerintahan karena menilai kegiatan tersebut sangat penting bagi masa depan Gorontalo.

“Beliau memberi kesempatan kepada saya untuk hadir di tempat ini. Saya kira tadi ada banyak agenda yang berjalan bersamaan, tetapi saya ditelepon terus oleh Pak Noval dan saya bilang saya akan hadir,” ujar Sofian di hadapan peserta Forbisda.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Gorontalo ingin mendorong daerah agar mampu memberikan kontribusi besar bagi pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, Gorontalo telah menyiapkan arah pembangunan jangka panjang melalui tiga transformasi utama.

Transformasi pertama, kata Sofian, berada pada bidang sosial. Pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan sumber daya manusia berjalan maksimal, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kehidupan sosial masyarakat, hingga perlindungan sosial yang lebih baik.

“Kita berharap ke depan Gorontalo akan mengambil bagian penting dalam mendukung bagaimana pendidikan bisa berkembang, bagaimana sosial masyarakat berkembang, dan perlindungan sosial juga berkembang dari Gorontalo,” jelasnya.

Selain transformasi sosial, Pemprov Gorontalo juga fokus membangun transformasi tata kelola pemerintahan. Dalam 20 tahun ke depan, pemerintah ingin menghadirkan birokrasi yang lebih baik, sistem pemerintahan yang kuat, serta keamanan dan ketertiban yang terjaga.

“Kita ingin membangun pondasi yang kuat agar Gorontalo berjalan dalam koridor pemerintahan yang baik sehingga bisa menjalankan seluruh fungsi pembangunan dengan optimal,” tambahnya.

Sementara itu, transformasi ketiga berada pada sektor ekonomi yang dinilai sangat relevan dengan pelaksanaan Forum Bisnis Daerah HIPMI. Sofian menyebut, pemerintah ingin membangun ekonomi Gorontalo yang lebih terintegrasi dan mampu berkembang di berbagai sektor strategis.

“Nah ini menarik karena sangat terkait dengan forum bisnis daerah yang digelar HIPMI. Kita punya transformasi ekonomi yang ingin kita dorong menuju 2045, bagaimana membangun ekonomi yang lebih terintegrasi lagi di Gorontalo,” ungkap Sofian.

Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Provinsi Gorontalo, Rusli Anwar, mengatakan bahwa Forbisda menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai stakeholder dalam membangun kekuatan ekonomi daerah.

Menurut Rusli, HIPMI ingin hadir bukan hanya sebagai organisasi pengusaha muda, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang investasi di Gorontalo.

“Forum ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pengusaha dan pemerintah. HIPMI siap mendukung transformasi ekonomi Gorontalo melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan sektor usaha produktif,” ujar Rusli.

Ia juga berharap Forbisda dapat melahirkan ide-ide baru dan kerja sama nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta mampu mendorong Gorontalo menjadi daerah yang lebih maju menuju 2045. (Wan)


Share