GORONTALO - Seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjadi korban dalam insiden pascademonstrasi yang berlangsung di kawasan Jalan Nani Wartabone, Kamis (29/8/2025).
Korban diketahui bernama Ayu Noho, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial UNG. Ia mengalami luka serius di bagian kepala setelah terkena lemparan batu ketika bersama massa aksi bergerak menuju gerbang kampus untuk melakukan evaluasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Gopena.id, insiden tersebut terjadi setelah aksi demonstrasi selesai digelar. Massa yang awalnya membubarkan diri kemudian berjalan ke arah gerbang kampus. Namun, di tengah perjalanan, tiba-tiba sebuah batu melayang dan mengenai kepala Ayu.
Akibat benturan keras itu, kepala korban langsung mengeluarkan darah. Situasi pun sempat panik karena massa aksi berusaha menolong korban.
Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, kondisi Ayu sudah mendapat penanganan intensif tim dan telah dijemput keluarga.
Insiden ini menuai kecaman keras dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNG. Melalui keterangan resminya, BEM menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk teror terhadap mahasiswa yang menyampaikan aspirasi secara damai.
"Kami mendapat tindakan yang tidak manusiawi melalui kepulangan massa aksi mendapat terror dari oknum-oknum yanh tidak bertanggung jawab. Kami mengecam dengan keras akan menindak lanjuti peristiwa yang terjadi hari ini," tegas Reksa Umar, Presiden BEM UNG.
BEM juga menegaskan bahwa insiden ini tidak akan menyurutkan semangat mahasiswa untuk terus bersuara.
"Kami akan terus berada di jalur kebenaran, ketika kebenaran ini tidak terungkap kami akan turun lebih banyak dan lebih masif dalam gerakan untuk mengecam peristiwa ini," ungkapnya.
Pihak kampus maupun aparat berwenang hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Namun mahasiswa berharap kasus ini segera diusut tuntas agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Ren)