Go-Pena Baner

Saturday, 24 October, 2026

Pemprov Gorontalo dan RSUP Kandou Perkuat Kerja Sama Layanan Kanker

Responsive image
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jejaring Pengampuan Pelayanan Kanker antara RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dengan RSUD provinsi dan kabupaten/kota strata utama dan madya.

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien kanker. Salah satu langkah yang ditempuh yakni memperkuat jejaring pelayanan kanker bersama rumah sakit pengampu regional untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit daerah dalam menangani pasien.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jejaring Pengampuan Pelayanan Kanker antara RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dengan RSUD provinsi serta kabupaten/kota strata utama dan madya. Kegiatan berlangsung di The Sentra Hotel, Manado, Sabtu (24/10/2026).

Sekretaris Dinas, Jeane Istanti Dalie, hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo.

Kerja sama ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Transformasi Layanan Rujukan Kementerian Kesehatan, terutama dalam meningkatkan kualitas penanganan penyakit prioritas, termasuk kanker.

Dalam jejaring tersebut, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado berperan sebagai rumah sakit pengampu kanker regional untuk wilayah Sulawesi, Maluku, dan Gorontalo.

Sementara itu, RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo ditetapkan sebagai rumah sakit strata utama yang diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pelayanan kanker. Adapun rumah sakit strata madya di kabupaten/kota didorong untuk mengembangkan kapasitas pelayanan sesuai kompetensi dan fasilitas yang dimiliki.

Jeane Istanti Dalie mengapresiasi inisiatif RSUP Kandou dalam memperluas pendampingan pelayanan kanker melalui jejaring pengampuan tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi penting di tengah tren peningkatan kasus kanker di Gorontalo.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, kami sangat mengapresiasi inisiatif RSUP Kandou. Kasus kanker di Gorontalo trennya meningkat. Dengan jejaring pengampuan ini, kami berharap RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo sebagai rumah sakit strata utama bisa semakin mandiri dalam memberikan layanan kemoterapi hingga radioterapi, sehingga tidak semua kasus harus dirujuk ke Manado,” ujarnya.

Ia juga berharap rumah sakit jejaring strata madya di kabupaten/kota dapat meningkatkan kemampuan pelayanan sesuai standar dan kompetensi masing-masing.

Menurutnya, penguatan layanan kanker di daerah tidak hanya meningkatkan kualitas penanganan pasien, tetapi juga dapat meringankan beban masyarakat, terutama dari sisi biaya dan perjalanan untuk mendapatkan pengobatan.

Jeane menjelaskan, Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo berperan sebagai regulator sekaligus fasilitator dalam mendukung kesiapan rumah sakit jejaring. Dukungan tersebut mencakup pemenuhan sumber daya manusia kesehatan, sarana dan prasarana, serta peningkatan kompetensi pelayanan sesuai standar yang ditetapkan.

Melalui kerja sama ini, pelayanan kanker di Gorontalo diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat dengan sistem rujukan yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan medis.

Selain memperluas akses terhadap layanan kesehatan yang bermutu, penguatan jejaring tersebut diharapkan dapat mengurangi beban biaya pengobatan dan perjalanan pasien. Pada akhirnya, upaya ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat kanker di Provinsi Gorontalo. (*)


Share