Go-Pena Baner

Monday, 14 September, 2026

Menkeu Suahasil: Fokus Utama Jaga Kredibilitas APBN dan Komunikasi Publik

Responsive image
Menkeu Suahasil Nazara memberi keterangan pers usai dilantik menjadi Menkeu. (Foto: Setneg)

 

 

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2024). Suahasil, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, kini dipercaya memimpin kementerian tersebut untuk mengawal arah kebijakan fiskal dan keberlanjutan pembangunan nasional.

 

Dalam wawancara khusus yang disiarkan secara langsung oleh Kompas TV usai prosesi pelantikan, Suahasil menegaskan bahwa mandat utama yang diterimanya dari Presiden Prabowo adalah menjaga kesehatan serta kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

Ia menekankan bahwa APBN harus menjadi instrumen yang sehat, solid, dan berdaya guna untuk menyokong seluruh agenda strategis pemerintah.

 

"Arahan dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya, menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut. Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah," ujar Suahasil.

 

Lebih lanjut, Suahasil menggarisbawahi bahwa kekuatan APBN tidak hanya terletak pada struktur angkanya, melainkan pada tingkat kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran tersebut. Karena itu, menjaga komunikasi publik yang jujur dan dapat dipercaya menjadi salah satu pilar utama kepemimpinannya.

 

"Karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel. APBN itu harus dapat dipercaya. Saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah," tegasnya.

Guna memastikan kestabilan perekonomian nasional, Suahasil memastikan bahwa pemerintah akan terus memegang teguh disiplin fiskal, salah satunya dengan mempertahankan batas aman defisit anggaran.

 

Melalui kepemimpinan baru ini, Kementerian Keuangan optimistis mampu melanjutkan penguatan keuangan negara, menstabilkan perekonomian, serta mengakselerasi berbagai program prioritas nasional yang telah dicanangkan pemerintah.


Share