Go-Pena Baner

Wednesday, 02 September, 2026

KKN Tematik UNG desa Lahumbo dorong Perkuat Ketahanan Pangan dan Wujudkan Masyarakat Bergizi

Responsive image
Kegiatan KKN Tematik UNG di Desa Lahumbo.

BOALEMO — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, menggelar kegiatan penyuluhan yang menghadirkan narasumber dari bidang kesehatan, gizi, pangan, serta perlindungan konsumen.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu program inti KKN di Desa Lahumbo dan diikuti oleh masyarakat setempat. Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, keamanan pangan, serta hak-hak konsumen.
Tiga narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut, yakni Ibu Siul Sumanti Lahay, S.ST selaku ahli gizi, Ibu Indirta Tengkerang, S.ST selaku ahli pangan, serta Bapak Nurul Fazri Elfikri, S.H., M.H. yang merupakan pakar perlindungan konsumen dari kalangan akademisi.
Kepala Desa Lahumbo, Risman Tabulu, S.E., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penyuluhan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pengetahuan mengenai gizi, pangan, dan perlindungan konsumen.
“Menurut kami kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Lahumbo, khususnya terkait penyuluhan perlindungan konsumen dan penyuluhan tentang gizi. Kami juga bisa mengetahui dan melakukan tracking terhadap kasus-kasus gizi yang ada di desa kami,” ujar Risman.


Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih baik dalam menjaga kesehatan keluarga serta memahami hak mereka sebagai konsumen.
Sementara itu, Ketua DPL, Dr. Nuvazria Achir, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan inti mahasiswa KKN di Desa Lahumbo.
Ia berharap keberadaan mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi nyata dan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program yang dilaksanakan selama berada di desa.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan inti dari KKN di Desa Lahumbo. Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui penyuluhan mengenai gizi dan pangan serta perlindungan konsumen,” ungkapnya.
Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para narasumber melalui sesi tanya jawab. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, panitia menyediakan doorprize sebagai pengganti transportasi bagi masyarakat yang aktif mengajukan pertanyaan.
Antusiasme masyarakat terlihat dalam sesi diskusi. Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi seputar pemenuhan gizi, keamanan pangan, hingga perlindungan hak konsumen.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap pengetahuan yang diperoleh masyarakat tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memilih pangan yang aman, memenuhi kebutuhan gizi keluarga, serta memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen. (*) 


Share