Go-Pena Baner

Wednesday, 02 September, 2026

Bukan Sekadar Bantuan, Gusnar Minta UMKM Kembangkan Usaha Secara Berkelanjutan

Responsive image
Penyerahan Bantuan UMKM kepada Masyarakat Oleh Gubernur Gorontalo.(Foto : Fikri/Gopena)

GORONTALO – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa bantuan pemerintah kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus dimanfaatkan sebagai pemicu untuk memperkuat dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Menurut Gusnar, meskipun nilai bantuan yang diberikan kepada masyarakat masih terbatas, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk tidak mengembangkan usaha. Bantuan harus dikelola secara tepat agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi keberlangsungan usaha dan perekonomian keluarga.

“Bantuan ini untuk memperkuat usaha masyarakat. Meskipun nilainya terbatas, mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan untuk kemajuan usaha,” kata Gusnar saat menyerahkan bantuan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo.

Gusnar menyampaikan hal tersebut dalam penyaluran bantuan pengembangan usaha kepada 397 pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo dengan total nilai sekitar Rp992,5 juta.

Ia berharap bantuan yang diterima masyarakat tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi modal awal untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas kegiatan ekonomi, serta mendorong kemandirian pelaku UMKM.

“Yang paling penting adalah bagaimana bantuan ini bisa dikembangkan. Jangan hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan sesaat, tetapi menjadi bagian dari upaya untuk memajukan usaha,” ujarnya.

Bantuan disalurkan dalam bentuk komoditas yang disesuaikan dengan jenis usaha penerima. Di antaranya diberikan kepada kelompok usaha pembuat kue, warung makan, usaha gorengan, kios, dan usaha sembako.
Komoditas yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, tepung beras, susu kental manis, margarin, hingga mi instan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis bersama Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di dua lokasi. Sebanyak 115 pelaku UMKM menerima bantuan di Kecamatan Telaga Biru pada Senin (31/8/2026), sedangkan 282 penerima lainnya menerima bantuan di Kantor Lurah Kayubulan, Kecamatan Limboto, Selasa (1/9/2026).

Gusnar menilai dukungan terhadap UMKM penting dilakukan karena sektor tersebut memiliki peran besar dalam menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, pemerintah diharapkan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong agar usaha masyarakat terus tumbuh dan memiliki daya saing.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari aspirasi anggota DPRD Provinsi Gorontalo untuk memperkuat usaha masyarakat di daerah. Aspirasi itu berasal dari Paris A.Y. Jusuf, Muhammad Abdul Ghalib Lahidjun, Fadli Hasan, Manaf Hamzah, Ramdan Liputo, Siti Nurain Sompie, Fadli Poha, dan Umar Karim.

Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi meminta penerima bantuan menggunakan bantuan tersebut sebagai penguatan modal usaha.

“Bantuan ini diarahkan sebagai modal usaha. Harapannya dapat digunakan semaksimal mungkin untuk mengembangkan modal jualan bapak dan ibu,” ujar Sofyan.

Melalui sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, Gusnar berharap bantuan serta berbagai program pemberdayaan UMKM dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bukan sekadar menerima bantuan, pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkannya untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan pada akhirnya ikut memperkuat perekonomian daerah. (Fikri) 


Share