Go-Pena Baner

Wednesday, 02 September, 2026

DPD I KNPI Gorontalo Siapkan Generasi Muda Hadapi Transformasi Digital

Responsive image
Kegiatan Youth Leadership Gorontalo yang digelar DPD I KNPI Provinsi Gorontalo di Aula Indoor Universitas Gorontalo, Selasa (1/9/2026).

GORONTALO (Go-Pena.Id) — Ketua DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Gorontalo, Riyanto Ismail, menilai pelajar SMA dan SMK merupakan fondasi penting dalam menyiapkan kepemimpinan pemuda Gorontalo di masa depan.

Menurut Riyanto, penguatan kapasitas kepemimpinan perlu dilakukan sejak bangku sekolah, terutama bagi pelajar yang telah memiliki pengalaman berorganisasi seperti ketua OSIS.

Hal itu disampaikannya pada kegiatan Youth Leadership Gorontalo yang digelar DPD I KNPI Provinsi Gorontalo di Aula Indoor Universitas Gorontalo, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala BNN Provinsi Gorontalo ini mengangkat tema “Penguatan Kapasitas Pemuda sebagai Agen Perubahan dalam Menghadapi Dinamika Sosial dan Transformasi Digital” dengan melibatkan siswa dan siswi SMA serta SMK dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo.

Riyanto mengatakan, kegiatan tersebut lahir dari keprihatinan terhadap fenomena sosial yang terjadi di Gorontalo, khususnya semakin tergerusnya kearifan lokal akibat perkembangan zaman dan perubahan pola kehidupan generasi muda.

“Melihat fenomena yang terjadi di Provinsi Gorontalo, proses degradasi kearifan lokal yang semakin dalam, maka kami mengambil inisiatif menjaga kearifan lokal itu lewat anak-anak sekolah,” kata Riyanto.

Ia menyebut kegiatan Youth Leadership mungkin terlihat sederhana. Namun, KNPI berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari gagasan besar untuk membangun fondasi kepemimpinan pemuda Gorontalo dalam jangka panjang.

“Agenda ini memang terlihat sangat kecil, tetapi kami berharap agenda ini menjadi pemikiran besar untuk jangka panjang di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.

Riyanto menegaskan, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, penguatan karakter, kapasitas, serta kemampuan kepemimpinan harus dimulai sejak mereka masih berada di lingkungan pendidikan.

“Ketika generasi kami mulai teracak-acak dan tercabik-cabik, kita harus menjaga generasi sebelumnya. Teman-teman yang ada di SMA menjadi salah satu dasar kepemimpinan di Provinsi Gorontalo,” katanya.

Selain membangun kepemimpinan, KNPI Gorontalo juga mendorong agar kegiatan pembinaan pelajar dapat berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Provinsi Gorontalo.

Riyanto mengatakan, peningkatan IPP harus menjadi perhatian bersama karena pembangunan pemuda di Gorontalo masih membutuhkan berbagai penguatan agar mampu memenuhi standar nasional.

“Agenda kami adalah bagaimana IPP, Indeks Pembangunan Pemuda, itu juga dipacu lewat anak-anak SMA,” ungkapnya.

Menurutnya, gagasan tersebut semakin diperkuat setelah KNPI melakukan studi banding ke Yogyakarta, khususnya mengenai penyusunan rencana aksi daerah.

Dari hasil studi tersebut, KNPI melihat IPP sebagai salah satu platform penting untuk memastikan pembangunan pemuda berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

“IPP menjadi salah satu platform utama untuk bagaimana pembangunan pemuda di Provinsi Gorontalo bisa lebih baik ke depan,” jelas Riyanto.

Untuk memperkuat pembinaan generasi muda, DPD I KNPI Gorontalo juga menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Dinas Pendidikan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor dalam membangun kapasitas, karakter, serta kepemimpinan generasi muda Gorontalo.

Bagi KNPI, pembinaan pelajar bukan sekadar kegiatan kepemudaan jangka pendek, tetapi investasi untuk memastikan Gorontalo memiliki generasi yang mampu menjaga nilai lokal sekaligus menghadapi perubahan zaman. (Fikri) 


Share