Go-Pena Baner

Sunday, 11 January, 2026

Kementerian Ekraf Implementasikan Program, Kadis Pariwsata : Tidak Lengkap ke Gorontalo Kalau Tidak ke Tanggilingo

Responsive image
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo saat memberikan sambutan di kegiatan Implementasi Desa Kreatif Subsektor Kuliner , Kamis (4/12)

Gorontalo — Komitmen Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mengembangkan desa-desa kreatif di Indonesia kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Kegiatan Implementasi Desa Kreatif Subsektor Kuliner yang tahun ini digelar di Desa Tanggilingo, Provinsi Gorontalo. Program tersebut merupakan lanjutan dari dua desa sebelumnya, yakni Desa Cintalaksana di Karawang dan Desa Pulau Lawas di Kampar, yang telah berhasil menjalankan program desa kreatif kuliner dengan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Pelaksanaan kegiatan ini diumumkan melalui undangan resmi kepada para pemangku kepentingan, termasuk Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, yang dijadwalkan memberikan sambutan pada acara yang berlangsung Kamis, 4 Desember 2025 di Hotel Aston Gorontalo, mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA.

Dalam sambutannya, Aryanto Husain menegaskan bahwa Desa Tanggilingo memiliki posisi strategis sebagai pilot project pengembangan ekonomi kreatif di Gorontalo, terlebih setelah desa tersebut ditetapkan langsung oleh Menteri sebagai desa binaan subsektor kuliner.

“Kalau ke Gorontalo tidak ketemu Sherly ada yang kurang, begitu juga kalau ke Gorontalo tidak ke Tanggilingo ada yang kurang,” ujar Aryanto disambut gelak tawa peserta.
Ia menekankan bahwa Tanggilingo telah menjadi pusat sentra kue karawo, kuliner khas Gorontalo yang kini terus didorong menjadi bagian dari identitas ekonomi kreatif daerah.

Aryanto juga menargetkan agar mulai tahun depan sedikitnya 10 persen desa dan kelurahan di Provinsi Gorontalo dapat ditetapkan sebagai Desa Kreatif. Menurutnya, penguatan ekosistem desa merupakan kunci agar potensi lokal dapat berkembang dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita bicara pada ekosistem desanya. Dan kalau berkembang, itu akan memberikan dampak besar bagi desa itu sendiri. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri sebelumnya,” tambahnya.

Kegiatan Implementasi Desa Kreatif Subsektor Kuliner di Desa Tanggilingo diharapkan menjadi langkah awal pembentukan ekosistem kreatif yang lebih terstruktur, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya ide-ide usaha baru berbasis potensi lokal. Dengan dukungan kementerian dan pemerintah daerah, program ini diyakini dapat memperkuat ekonomi masyarakat desa serta mendorong Gorontalo sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia. (Wan)


Share