GORONTALO – Tim Bantuan Medis (TBM) Cutaneus Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi masyarakat Kota Gorontalo yang dipusatkan di halaman Kantor Wilayah Bank SulutGo, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan bertajuk “Tenda Tensi II” tersebut mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Sebanyak 57 warga dengan rentang usia 20 hingga 60 tahun mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG bersama dokter pendamping.
Ketua Panitia Tenda Tensi II TBM Cutaneus FK UNG, Muthmainnah Ukkas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kedokteran kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan dasar secara gratis.
“Pemeriksaan yang kami lakukan meliputi pemeriksaan kebugaran dan general check up seperti pengecekan glukosa, kolesterol, serta asam urat. Tujuannya untuk membantu masyarakat mendeteksi dini penyakit, terutama diabetes, kolesterol tinggi, dan asam urat,” ujar Muthmainnah.

Ia menambahkan, kegiatan itu melibatkan sekitar 25 mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG semester 4 yang tergabung dalam TBM Cutaneus. Seluruh rangkaian kegiatan turut didampingi oleh dokter pendamping, dr. Nur Auliyah Roidah Abd. Kadir.
Menurutnya, selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan, bukan hanya oleh TBM Cutaneus, tetapi juga organisasi-organisasi lainnya agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tambahnya.
Salah satu warga Kota Gorontalo yang mengikuti pemeriksaan, Rahmawati (48), mengaku senang dan terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti itu sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.
“Alhamdulillah sangat membantu. Kita bisa tahu kondisi kesehatan seperti gula darah dan kolesterol. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan karena masyarakat sangat membutuhkan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Irwan Yusuf (35), yang menilai kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat.
“Mahasiswa kedokteran sudah turun langsung membantu masyarakat. Ini kegiatan positif dan semoga terus berlanjut,” katanya. (Wan)