Go-Pena Baner

Sunday, 26 July, 2026

Inovasi Patuluti Digi, Terobosan Penilik dalam Mendorong Transformasi Digital Pendampingan PAUD di Kota Gorontalo

Responsive image
Penilik Dinas Pendidikan Kota Gorontalo - Hestiyani Diayi, M.Pd

Gorontalo – Transformasi digital terus menjadi fokus dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Menjawab tantangan tersebut, Hestiyani Diyai, M.Pd., Penilik Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, menghadirkan sebuah inovasi bertajuk Patuluti Digi sebagai strategi pendampingan yang sistematis, berbasis data, kolaboratif, dan berkelanjutan bagi satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Patuluti Digi lahir sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi satuan pendidikan, di antaranya masih rendahnya pemahaman pendidik terhadap implementasi Kurikulum Nasional, belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, rendahnya aktivasi dan penggunaan akun belajar.id, serta belum maksimalnya media pembelajaran digital. Inovasi ini mengintegrasikan pendampingan penilik dengan pemanfaatan teknologi digital sehingga proses pembinaan menjadi lebih efektif, terukur, dan terdokumentasi dengan baik.

Sebagai sebuah model pendampingan, Patuluti Digi menerapkan delapan tahapan utama yang terdiri atas Petakan kebutuhan (P), Analisis data (A), Tata kelola (T), Upayakan perbaikan (U), Lihat hasil (L), Ukur dampak (U), Tindak lanjut (T), dan Imbaskan inovasi (I), kemudian diperkuat melalui DIGI (Digitalisasi) yang mengintegrasikan seluruh proses pendampingan menggunakan teknologi informasi dan website sebagai pusat informasi, dokumentasi, monitoring, serta publikasi praktik baik. Tahapan tersebut memastikan setiap program pendampingan disusun berdasarkan kebutuhan nyata satuan pendidikan sehingga solusi yang diberikan lebih tepat sasaran.

Keunggulan Patuluti Digi tidak hanya terletak pada sistem pendampingannya, tetapi juga pada perubahan paradigma pembinaan yang sebelumnya bersifat konvensional menjadi pendampingan berbasis digital. Monitoring kini dilakukan menggunakan instrumen digital, komunikasi antara penilik dan pendidik berlangsung secara berkelanjutan melalui platform daring, sementara seluruh dokumentasi kegiatan tersimpan secara sistematis dalam website Patuluti Digi. Selain itu, aktivasi dan pemanfaatan akun belajar.id serta penggunaan media pembelajaran digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi digital pendidik PAUD di Kota Gorontalo.

Menurut Hestiyani Diyai, inovasi ini dirancang agar penilik tidak hanya berperan sebagai pengawas mutu, tetapi juga sebagai fasilitator perubahan yang mampu mendampingi pendidik menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Melalui pendekatan yang lebih adaptif, pendampingan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pendidik, memperkuat budaya kolaborasi, serta menghasilkan layanan PAUD yang berkualitas, inovatif, dan sesuai dengan tuntutan era digital.

Website Patuluti Digi menjadi pusat layanan inovasi yang menyediakan berbagai informasi, panduan, media pembelajaran, dokumentasi kegiatan, monitoring, serta ruang berbagi praktik baik antarsatuan pendidikan. Kehadiran platform ini diharapkan mampu memperluas akses pendampingan, mempercepat penyebarluasan inovasi, sekaligus memperkuat ekosistem transformasi digital pendidikan di Kota Gorontalo.

Melalui inovasi Patuluti Digi, Hestiyani menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan model pendampingan penilik yang inovatif, efektif, dan berkelanjutan. Inovasi ini menjadi salah satu langkah nyata Dinas Pendidikan Kota Gorontalo dalam mendukung implementasi Kurikulum Nasional, meningkatkan literasi digital pendidik, serta mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman. (*) 


Share