BOALEMO — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Boalemo menggelar kegiatan Pembekalan bagi para anggota Saka Anti Narkoba yang dirangkaikan dengan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual dalam jaringan (daring) ini menghadirkan penceramah utama Guru Besar Manajemen Pendidikan FIP Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Dr. Novianty Djafri, M.Pd.I, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Pembekalan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, berdisiplin tinggi, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh dan responsif terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja. Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Novianty Djafri menegaskan bahwa seorang pemimpin tidak hanya lahir dari bakat bawaan, tetapi juga dibentuk dan dipelajari melalui proses pembinaan yang berkelanjutan.
"Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dirancang untuk membantu para kader muda Pramuka mengembangkan potensi kepemimpinan diri, membangun integritas, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah," ujar Prof. Novianty di hadapan para peserta.
Penguatan Karakter dan Komunikasi EfektifDalam materi LDK tersebut, Prof. Novianty menguraikan beberapa pilar penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin muda, di antaranya: Prinsip dan Gaya Kepemimpinan: Memahami visi, integritas, serta penerapan gaya kepemimpinan yang adaptif (transformasional, demokratis, dan beretika). Pengembangan Karakter dan Integritas: Membangun kepercayaan diri, kejujuran, keadilan, serta dorongan untuk berinovasi. Komunikasi Efektif: Menguasai keterampilan komunikasi verbal, non-verbal, dan interpersonal untuk menangani konflik serta membangun koordinasi organisasi yang solid. Pengambilan Keputusan & Solusi Masalah: Mampu menganalisis akar masalah dan menentukan tindakan terbaik secara cepat dan tepat. Kerja Sama Tim (Teamwork): Membagikan tugas secara adil, menciptakan suasana kerja yang kondusif, serta saling mendukung antar sesama anggota.
Meneladani Asas Kepemimpinan dan Sifat RasulullahProf. Novianty juga mengingatkan pentingnya meneladani asas kepemimpinan Pancasila serta Sistem Among Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarsa Sung Tulada (di depan memberi teladan), Ing Madya Mangun Karsa (di tengah membangun semangat), dan Tut Wuri Handayani (di belakang memberikan dorongan). Selain itu, para peserta Saka Anti Narkoba diajak untuk meneladani empat sifat utama Rasulullah SAW dalam memimpin, yaitu Siddiq (benar/jujur), Tabligh (menyampaikan kebenaran), Amanah (terpercaya), dan Fathonah (cerdas dan bijaksana).
Kedisiplinan Sebagai Kunci KesuksesanDi akhir materi, dibahas pula mengenai penguatan kedisiplinan sebagai pondasi dasar kepemimpinan. Kedisiplinan—baik disiplin waktu, pribadi, sekolah, maupun masyarakat—disebut sebagai kunci utama dalam meraih keberhasilan. Melalui pembekalan LDK ini, BNNK Boalemo berharap para anggota Saka Anti Narkoba dapat menjadi benteng terdepan (agent of change) di lingkungan sekolah maupun masyarakat dalam mengampanyekan bahaya narkoba serta membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara. Peserta yang mengikuti pembekalan ini secara penuh akan diberikan sertifikat kelulusan sebagai bukti apresiasi dan komitmen dalam pengembangan diri di Satuan Karya Anti Narkoba BNNK Boalemo. (*)