Go-Pena Baner

Tuesday, 25 August, 2026

Komitmen Gubernur Gusnar Ismail Wujudkan Gorontalo Ramah Lingkungan, Teknologi Limbah Jepang Jadi Pilihan

Responsive image
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Sekda Sofyan Ibrahim saat melihat pengelolaan limbah dengan teknologi Jepang. (Foto : Pemprov)

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui pembangunan fisik dan penguatan ekonomi, tetapi juga dengan mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan dalam pengelolaan limbah dan persampahan.

Komitmen itu ditunjukkan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau teknologi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Direktur RSUD dr. Ainun Habibie, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, serta Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo. Turut hadir Kanako Seki dari Japan Nus serta perwakilan Pemerintah Prefektur Ehime, Jepang.

IPAL di RS PON tersebut diketahui menggunakan teknologi septic tank Johkasou dari Jepang. Teknologi ini dikembangkan untuk mengolah limbah domestik secara optimal dengan memanfaatkan bakteri asli sebagai pengurai alami, sehingga dinilai lebih ramah lingkungan.

Selain bebas dari risiko pencemaran, teknologi Johkasou memiliki sejumlah keunggulan, antara lain minim risiko korosi, usia pakai yang relatif panjang, serta tidak membutuhkan lahan yang luas untuk pembangunan instalasi.

Gubernur Gusnar Ismail mengatakan, kunjungan tersebut merupakan langkah konkret untuk melihat secara langsung teknologi yang dapat diadaptasi dalam mendukung pengelolaan lingkungan di Gorontalo.

“Kita ingin pembangunan di Gorontalo tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana memastikan lingkungan kita tetap terjaga. Teknologi seperti Johkasou ini menjadi salah satu alternatif yang perlu kita pelajari secara serius untuk diterapkan sesuai kebutuhan daerah,” ujar Gusnar.

Menurutnya, kerja sama dengan Jepang, khususnya Pemerintah Prefektur Ehime, diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama konkret melalui alih teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kita berharap kerja sama dengan Ehime ini bisa memberikan manfaat nyata bagi Gorontalo. Kalau teknologinya cocok dan efektif, kita akan dorong penerapannya secara bertahap. Yang paling penting adalah teknologi tersebut sesuai dengan kondisi kita, mampu mengurangi pencemaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.

Agenda peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan dan gagasan kerja sama antara Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dengan Pemerintah Prefektur Ehime melalui skema city to city collaboration saat kunjungan ke Jepang pada Maret 2026 lalu.

Usai peninjauan, pemerintah daerah bersama pihak Jepang dan Ehime akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait efektivitas, keunggulan, biaya, kebutuhan instalasi, hingga peluang penerapan teknologi Johkasou di Gorontalo.

Direktur RSUD dr. Ainun Habibie, dr. Fitriyanto, menegaskan pentingnya tindak lanjut dari kerja sama tersebut. Menurutnya, penerapan teknologi pengolahan limbah yang efektif dan ramah lingkungan sangat dibutuhkan dalam mendukung pengelolaan rumah sakit yang berkelanjutan.

Ia menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti dengan mengagendakan kunjungan tim dari Ehime ke RSUD Ainun Habibie di Gorontalo.

“Ini merupakan langkah yang sangat baik. Kami akan segera menindaklanjutinya dengan mengagendakan peninjauan tim Ehime ke RS Ainun Habibie, sehingga mereka dapat melihat langsung kondisi dan kebutuhan kita di lapangan,” kata Fitriyanto.

Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap kerja sama ini dapat menjadi pintu masuk bagi transfer pengetahuan dan teknologi dari Jepang, tidak hanya dalam pengelolaan limbah rumah sakit, tetapi juga dalam pengelolaan persampahan dan lingkungan secara lebih luas.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Gorontalo yang maju, sehat, bersih, dan berkelanjutan. (*) 


Share