Go-Pena Baner

Monday, 24 August, 2026

Erlin Tobamba Jadikan Yayasan sebagai Jembatan Pendidikan Anak Gorontalo

Responsive image
Penyaluran bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa di wilayah Kecamatan Bongomeme dan Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, Kamis (20/8/2026).

Gorontalo, (Go-Pena) — Kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan kembali ditunjukkan Yayasan Erlin Cendekia Indonesia. Melalui kolaborasi bersama Anggota DPR RI Elnino M. Husein Mohi, yayasan tersebut menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa di wilayah Kecamatan Bongomeme dan Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, Kamis (20/8/2026).

Ketua Yayasan Erlin Cendekia Indonesia, Erlin Tobamba, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk membantu memastikan kebutuhan dasar anak-anak sekolah, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan anak yatim piatu.

Menurut Erlin, persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap sekolah, tetapi juga bagaimana memastikan anak-anak dapat terus bertahan dan menyelesaikan pendidikannya.

“Tantangan besar dalam dunia pendidikan, khususnya di Gorontalo, adalah menjamin kebutuhan setiap anak sekolah terpenuhi. Untuk mewujudkan itu, kita membutuhkan kerja kolektif,” ujar Erlin Tobamba.

Ia menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius. Berdasarkan data BPMP hingga 2026, tercatat ribuan anak di Provinsi Gorontalo masuk dalam kategori Anak Tidak Sekolah (ATS).

Data tersebut mencatat 8.269 anak belum pernah bersekolah (BPB), 10.227 anak lulus tetapi tidak melanjutkan pendidikan (LTM), serta 7.007 anak mengalami putus sekolah (DO).
Kondisi itu, kata Erlin, menjadi salah satu alasan Yayasan Erlin Cendekia terus mendorong program bantuan pendidikan yang menyentuh langsung kebutuhan siswa.

Bantuan yang disalurkan berupa seragam sekolah, topi, dasi, buku tulis, pensil, hingga sepatu. Bantuan tersebut diberikan kepada puluhan siswa di wilayah Kecamatan Dungaliyo, dengan sasaran utama anak-anak dari keluarga kurang mampu serta yatim dan piatu.

Program bantuan ini tidak berhenti pada penyaluran perlengkapan sekolah. Yayasan Erlin Cendekia juga berkomitmen membantu sekolah mengawal berbagai kebutuhan pendidikan, termasuk mendorong pengusulan tambahan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) serta mendukung upaya rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah.

Erlin menjelaskan, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dengan target mencapai 100 paket perlengkapan sekolah.

Untuk memperluas akses masyarakat terhadap program pendidikan tersebut, Yayasan Erlin Cendekia Indonesia juga membuka posko pendaftaran beasiswa. Posko ini menjadi ruang bagi masyarakat maupun sekolah untuk menyampaikan usulan terkait kebutuhan pendidikan kepada pihak yayasan.

Erlin berharap keberadaan posko dan program bantuan tersebut dapat menjadi jembatan bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan ekonomi agar tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

“Harapan kami, tidak ada anak yang harus berhenti sekolah hanya karena keterbatasan perlengkapan maupun kondisi ekonomi keluarga,” pungkasnya.


Share