Go-Pena Baner

Sunday, 23 August, 2026

Duel Dua Generasi di Mubes IKA SMA 3 Gorontalo, Siapa Unggul?

Responsive image
Rum Pagau dan Fanly Katili siap bertarung di Mubes IKA SMANTIG Gorontalo.

GORONTALO — Musyawarah Besar (Mubes) Pengurus Besar Ikatan Alumni SMA 3 Gorontalo (PB IKA SMA 3 Gorontalo) periode 2026-2031 dipastikan berlangsung menarik. Dua figur dari latar generasi berbeda akan berhadapan dalam perebutan kursi Ketua Umum PB IKA SMA 3 Gorontalo.

Mubes dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026, di Diamond Resto, Kota Gorontalo.

Dua nama yang akan bertarung adalah Drs. H. Rum Pagau, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Boalemo, dan Fanly Katili, SH seorang advokat muda yang dikenal progresif.

Pertarungan keduanya tidak sekadar menjadi kontestasi memilih pemimpin organisasi alumni. Mubes kali ini juga mempertemukan dua kekuatan generasi yang memiliki karakter dan pengalaman berbeda.

Rum Pagau merepresentasikan generasi SMPPN 56, yang selama ini dikenal memiliki kekuatan dari sisi ketokohan, pengalaman, jaringan serta pengaruh di tengah masyarakat.

Dengan rekam jejak yang panjang di dunia pemerintahan dan sosial kemasyarakatan, Rum Pagau dinilai membawa modal pengalaman dan jejaring yang kuat untuk menakhodai organisasi alumni tersebut.

Di sisi lain, Fanly Katili tampil sebagai representasi generasi SMA 3 Gorontalo yang lebih muda. Sosok advokat muda ini membawa semangat perubahan, progresivitas dan gagasan yang dinilai relevan dengan tantangan perkembangan zaman.

Pertarungan kedua figur tersebut membuat Mubes PB IKA SMA 3 Gorontalo periode 2026-2031 menjadi momentum yang dinanti para alumni.

Jika Rum Pagau menawarkan pengalaman, kematangan serta kekuatan ketokohan, Fanly Katili hadir dengan energi generasi muda, keberanian menghadapi perubahan dan perspektif baru dalam mengembangkan organisasi alumni.

Perbedaan karakter inilah yang membuat kontestasi Ketua Umum PB IKA SMA 3 Gorontalo diperkirakan berlangsung dinamis.

Mubes nantinya tidak hanya menjadi ruang memilih siapa yang akan memimpin organisasi selama lima tahun ke depan, tetapi juga menjadi momentum bagi para alumni menentukan arah organisasi di tengah perubahan sosial dan perkembangan zaman yang semakin cepat.

Pertanyaan besarnya kini adalah, apakah pengalaman dan kekuatan ketokohan generasi SMPPN 56 akan kembali menjadi pilihan mayoritas alumni, atau energi generasi muda yang progresif akan mengambil tongkat estafet kepemimpinan?

Jawabannya akan ditentukan dalam Mubes PB IKA SMA 3 Gorontalo, Minggu (23/8/2026), di Diamond Resto, Kota Gorontalo. (Fikri) 


Share