Gorontalo – SUMO Foundation kembali menggelar ajang penghargaan SUMO Foundation Awards 2026 yang berlangsung di Gedung Green Sumber Ria, Kota Gorontalo, Kamis (20/8/2026). Kegiatan edisi ketujuh ini menjadi wujud apresiasi bagi figur-figur lokal yang berjuang dan mengabdi di tengah masyarakat tanpa riuk publikasi.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pembina SUMO Foundation Suharso Monoarfa, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo, serta para tamu undangan.
Pada penganugerahan tahun ini, SUMO Foundation Awards diberikan kepada 10 orang penerima yang terdiri dari 3 tokoh mahasiswa pejuang, 1 siswa kreatif, dan 6 tokoh desa.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2008 hingga 2026, ajang penghargaan ini konsisten berkolaborasi dengan Elnino Center. Dalam kurun waktu 7 episode pelaksanaan tersebut, tercatat sebanyak 116 tokoh dan pejuang daerah telah menerima penghargaan.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif SUMO Foundation yang dinilainya mampu memotret kondisi riil masyarakat bawah.
"Melalui kegiatan ini kita dibawa pada realitas kehidupan saat ini, yang sedikit kurang mendapat perhatian penuh pemerintah. Terima kasih SUMO Foundation yang sudah memotret langsung realita yang memerlukan perhatian kita, pemerintah. Semoga ini membawa Gorontalo lebih baik ke depan," ujar Gusnar.
Sementara itu, Pembina SUMO Foundation Suharso Monoarfa menegaskan bahwa penghargaan ini ditujukan untuk mengangkat dedikasi para pejuang sunyi di Gorontalo yang bekerja tulus demi masyarakat.
"Di Gorontalo masih banyak yang punya hati dan pengabdian tanpa memerlukan tepuk tangan; mereka berjuang dalam sepi. Mudah-mudahan acara ini tidak menunjukkan kegagahan, tapi rasa syukur kita," tutur Suharso.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada insan pers yang dinilainya konsisten menyajikan fakta di lapangan. Menurutnya, karya dan etalase informasi dari para wartawan menjadi jembatan untuk melihat realitas sosial.
Suharso menambahkan, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat karena adanya keterbatasan anggaran pemerintah.
"Banyak pekerjaan rumah yang perlu kita selesaikan sendiri, tidak saja pemerintah tapi kita semua. Apa yang kita lakukan saat ini adalah kerja bersama untuk mengangkat prestasi masyarakat Gorontalo yang hebat-hebat," tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi nyata atas kontribusi para penerima penganugerahan, Pembina SUMO Foundation di akhir sambutannya memberikan dana apresiasi masing-masing sebesar Rp25 juta kepada 10 penerima penghargaan tahun ini.