Gorontalo (Go-pena) — Gubernur Gorontalo mendorong Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan di tingkat desa.
Hal itu disampaikan Gubernur Gorontalo dalam acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ABPEDNAS dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS se-Provinsi Gorontalo serta Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Gorontalo, Rabu (12/8/2026), di Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Pengurus DPD dan DPC ABPEDNAS serta Srikandi Jaga Desa tersebut dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama.
Pelantikan turut disaksikan Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS yang juga menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Wakil Menteri Kesehatan, Rektor UNG, serta para kepala daerah se-Provinsi Gorontalo.
Hadir pula pengurus dan simpatisan ABPEDNAS dari seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, Gubernur Gorontalo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap keberadaan ABPEDNAS dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dengan unsur pemerintahan desa.
“Selamat atas dilantiknya Pengurus DPD ABPEDNAS, DPC ABPEDNAS se-Provinsi Gorontalo serta Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Gorontalo. Ini akan menjadi tempat kolaborasi dengan pemerintah daerah karena desa menjadi ujung tombak terdepan dalam setiap pembangunan,” ujar Gubernur.
Menurutnya, penguatan peran ABPEDNAS juga penting untuk memastikan berbagai program pemerintah, termasuk program nasional, dapat benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Ia menilai program Jaga Desa yang dikembangkan ABPEDNAS dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendorong masyarakat agar lebih mengetahui sekaligus memperoleh manfaat dari berbagai program pemerintah.
“Dengan adanya ABPEDNAS dengan program Jaga Desa ini, rakyat bisa juga menikmati program nasional yang sudah direncanakan pemerintah pusat, seperti program cek kesehatan gratis, makanan bergizi gratis, koperasi desa,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Gorontalo, Syarif Mbuinga, mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan menjadi langkah awal untuk menyiapkan agenda kerja ABPEDNAS hingga ke tingkat desa.
Menurut Syarif, salah satu fokus utama organisasi ke depan adalah membangun hubungan kerja sama yang produktif antara Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Pelantikan ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan kegiatan selanjutnya yang sampai ke level desa, untuk menjaga harmoni hubungan kerja sama yang produktif antara Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa,” ujar Syarif. (Fikri)