Go-Pena Baner

Monday, 12 January, 2026

Gubernur Gusnar Ismail Diminta Awasi Program Kampung Nelayan Bermasalah di Kota Gorontalo

Responsive image
Noval Abdussamad - Jubir Pemerintah Provinsi Gorontalo

GORONTALO — Juru Bicara Pemerintah Provinsi Gorontalo, Noval Abdussamad, menegaskan bahwa Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan daerah, termasuk pengawasan terhadap berbagai program strategis pemerintah pusat di Gorontalo.

Menurut Noval, tidak benar jika ada pihak yang menilai Gubernur Gusnar tidak peduli terhadap daerah yang dipimpinnya. Ia menyebut, kepemimpinan Gusnar justru membawa dampak besar terhadap meningkatnya kepercayaan pemerintah pusat terhadap Gorontalo.

> “Darah juang Pak Gubernur hanya untuk Gorontalo. Terbukti, sejak beliau menjabat, sudah ada 12 Menteri dan Wakil Menteri yang datang berkunjung ke Gorontalo untuk berbagai program kerja sama,” ujar Noval, Sabtu (11/10/2025).

 

Terkait ketidakhadiran Gubernur Gusnar Ismail dalam rapat bersama Menteri Keuangan RI mengenai pembahasan pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tahun 2026, Noval menjelaskan bahwa kehadiran Gubernur telah diwakili oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.

> “Pak Gubernur sudah diwakili oleh Ibu Wakil Gubernur, sama halnya dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat. Bahkan ada beberapa daerah yang hanya diwakili oleh Sekda, Kepala Bappeda, atau Asisten II. Jadi tidak ada masalah,” jelas Noval.

 

Ia menambahkan, pada waktu yang bersamaan, Gubernur Gusnar Ismail sedang mendampingi Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) dalam agenda peresmian program nasional MAN Cendekia sebagai Sekolah Garuda Transportasi di Gorontalo.

> “Kegiatan itu juga sangat penting untuk masa depan daerah, karena berkaitan dengan dukungan pemerintah pusat terhadap pemenuhan hak anak serta peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan di Gorontalo,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Noval mengungkapkan bahwa Gubernur Gusnar Ismail juga diminta langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengawasi pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih yang sempat bermasalah di Kota Gorontalo.

> “Pak Gubernur diminta oleh Kementerian KKP untuk turun langsung mengawasi program Kampung Nelayan Merah Putih yang mengalami kendala di Kota Gorontalo. Provinsi Gorontalo sendiri dijadwalkan akan mendapatkan tiga lokasi program ini, termasuk di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo,” tutup Noval.

 

Dengan berbagai langkah dan koordinasi lintas kementerian tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergi pembangunan daerah, sekaligus memastikan setiap program nasional berjalan sesuai harapan masyarakat. (*)


Share