Go-Pena Baner

Thursday, 17 September, 2026

Anang Otoluwa Ganti Direktur RSUD Ainun Habibie : Pelayanan Ke Masyarakat Tetap Dioptimalkan

Responsive image
Kepala Dinas menyerahkan surat penunjukan Plh Direktur RSUD dr. Hasri Ainun Habibie kepada Jeane Istanti Dalie.

GORONTALO — Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyerahkan surat penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD dr. Hasri Ainun Habibie kepada Jeane Istanti Dalie, Kamis (17/9/2026).

Dilansir dari Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Penyerahan surat penunjukan tersebut berlangsung di Aula RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, menyusul diterbitkannya surat pembebasan Fitriyanto Rajak dari tugas dan tanggung jawab sebagai Direktur RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.

Anang mengatakan, penunjukan Plh merupakan langkah administratif untuk memastikan roda manajemen dan pelayanan rumah sakit tetap berjalan selama masa transisi kepemimpinan.

“Yang paling penting adalah memastikan pelayanan rumah sakit tetap berjalan dengan baik. Penunjukan Plh ini untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas, termasuk koordinasi internal, pengelolaan pelayanan, serta agenda-agenda strategis rumah sakit,” kata Anang.

Menurutnya, perubahan penugasan dalam struktur manajemen rumah sakit tidak boleh berdampak terhadap pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.

Anang menegaskan, seluruh program yang telah berjalan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie harus tetap dilanjutkan. Ia juga meminta jajaran rumah sakit menjaga profesionalisme serta memperkuat koordinasi selama masa pelaksanaan tugas Plh.

“Dalam masa transisi ini, seluruh jajaran rumah sakit tetap harus bekerja secara profesional dan menjaga pelayanan kepada masyarakat. Program yang sudah berjalan harus tetap dilanjutkan dan koordinasi internal harus semakin diperkuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, RSUD dr. Hasri Ainun Habibie memiliki peran penting sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan rujukan di Provinsi Gorontalo. Karena itu, kesinambungan tata kelola dan pelayanan menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Anang juga meminta seluruh jajaran rumah sakit menjaga komunikasi dan koordinasi, sehingga pelaksanaan tugas Plh dapat berjalan efektif dan operasional rumah sakit tetap stabil.

“Jangan sampai proses transisi ini mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun agenda pengembangan rumah sakit,” tegasnya.

Penunjukan Jeane Istanti Dalie sebagai Plh Direktur menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo menjaga stabilitas tata kelola RSUD dr. Hasri Ainun Habibie sekaligus memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. (*)


Share