Limboto, (Go-Pena.id) — Bantuan pangan pemerintah dinilai penting untuk menjaga kebutuhan dasar masyarakat, namun tidak cukup jika dijadikan solusi jangka panjang. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mendorong agar bantuan sosial berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Hal itu disampaikan Sofyan saat menyerahkan secara simbolis bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat Desa Ombulo dan Desa Daenaa, Kecamatan Limboto Barat, Selasa (15/9/2026).
Penyaluran CPP periode Juli, Agustus, dan September 2026 tersebut menyasar 1.292 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sebanyak 506 KPM berada di Desa Ombulo dan 786 KPM di Desa Daenaa.
Dalam penyaluran itu, setiap KPM menerima 30 kilogram beras medium untuk memenuhi kebutuhan pangan selama tiga bulan.
Sofyan didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi, Kepala Dinas Pangan Hermanto Feybie Asona, Camat Limboto Barat serta pemerintah desa. Ia juga meninjau langsung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Menurut Sofyan, tambahan jumlah penerima CPP menunjukkan masih pentingnya dukungan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Gorontalo mendapat tambahan 20 ribu penerima. Sehingga total penerima Cadangan Pangan Pemerintah mencapai sekitar 68 ribu keluarga,” kata Sofyan.
Ia meminta proses penyaluran dilakukan secara baik dan tepat sasaran, sehingga bantuan benar-benar diterima masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Namun, Sofyan mengingatkan bahwa bantuan pangan merupakan bentuk perlindungan sosial yang sifatnya membantu kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek.
Karena itu, pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah yang dapat mendorong masyarakat memiliki sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan.
“Bantuan ini kita harapkan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Di sisi lain, penguatan UMKM terus kita dorong agar masyarakat tidak hanya terbantu dalam jangka pendek, tetapi juga semakin mandiri dan memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sofyan mengatakan, masyarakat yang telah memiliki usaha harus mendapat ruang untuk berkembang. Dukungan pemerintah, menurutnya, tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan, tetapi juga perlu diarahkan pada peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat.
Ia menilai penguatan UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Gorontalo.
Dengan demikian, bantuan pangan dapat berfungsi menjaga kebutuhan dasar masyarakat, sementara pemberdayaan ekonomi melalui UMKM menjadi langkah untuk membuka peluang peningkatan pendapatan.
Sofyan berharap berbagai program pemerintah daerah tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi dapat terhubung dengan program pemberdayaan yang mendorong masyarakat semakin mandiri dan memiliki ketahanan ekonomi. (*)