Go-Pena Baner

Friday, 22 May, 2026

UNG Buka Penerimaan Perdana Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif

Responsive image
Ilustrasi UNG.

UNG – Universitas Negeri Gorontalo kembali menorehkan langkah strategis dalam pengembangan pendidikan kedokteran dengan membuka penerimaan mahasiswa baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran untuk Tahun Akademik 2026/2027.

Penerimaan mahasiswa perdana program spesialis tersebut akan berlangsung mulai 25 Mei hingga 6 Juni 2026. Kehadiran program ini menjadi tonggak penting bagi UNG dalam memperkuat layanan pendidikan kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan tenaga dokter spesialis di kawasan timur Indonesia.

Dekan Fakultas Kedokteran UNG, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, menjelaskan bahwa pembukaan penerimaan mahasiswa baru PPDS merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan dokter spesialis melalui jalur reguler maupun kerja sama.

Menurutnya, program tersebut dihadirkan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan kesehatan daerah serta membantu pemerataan tenaga medis spesialis, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan tenaga kesehatan.

“Pembukaan program ini menjadi bagian dari komitmen UNG dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui penyediaan pendidikan dokter spesialis yang berkualitas,” ujar Cecy.

Ia menambahkan, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman pmb.ung.ac.id. Calon mahasiswa diwajibkan mengisi formulir pendaftaran serta mengunggah seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

Tahapan seleksi diawali dengan verifikasi berkas administrasi pada 25 Mei hingga 9 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 12 Juni 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti tes kesehatan pada 12 hingga 20 Juni 2026, serta seleksi tahap lanjutan pada 22 hingga 26 Juni 2026.

Sementara itu, Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, menyampaikan bahwa pembukaan penerimaan mahasiswa baru PPDS ini menjadi bagian dari upaya UNG dalam menjawab kebutuhan tenaga dokter spesialis di Gorontalo dan kawasan Teluk Tomini.

Menurutnya, kehadiran Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif diharapkan mampu mempercepat pemenuhan tenaga kesehatan spesialis, terutama di daerah yang masih kekurangan dokter spesialis.

“Penerimaan mahasiswa baru ini menjadi awal penting bagi UNG dalam menghasilkan dokter spesialis yang kompeten dan siap mengabdi bagi masyarakat,” kata Eduart.

Ia menambahkan, melalui program tersebut UNG ingin mengambil peran lebih besar dalam mencetak tenaga medis spesialis yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen pengabdian dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia. (*)


Share