Go-Pena Baner

Wednesday, 25 February, 2026

Terminal Pasar Sentral Disulap Jadi Kampung Ramadan, UMKM dan Takjil Siap Ramaikan Kota

Responsive image
Rakorev yang dipimpin oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Sabtu 31 Januari 2026. (Foto : Pemkot)

PEMKOT - Kawasan terminal di Pasar Sentral akan dimanfaatkan sebagai pusat Kampung Ramadan di Kota Gorontalo.

Langkah ini menjadi inisiatif Wali Kota Adhan Dambea untuk memberikan ruang bagi pelaku UMKM, khususnya penjual takjil, selama bulan suci Ramadan.

Rencana tersebut disampaikan Adhan Dambea kepada pewarta usai mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang digelar di BLY, Jumat (30/1/2026).

Adhan menjelaskan, aktivitas di kawasan Pasar Sentral akan diatur mulai sore hari. Jalan di sekitar pasar dan terminal akan ditutup sementara setelah waktu salat Ashar agar masyarakat dapat berkumpul sambil menunggu waktu berbuka puasa.

“Lepas Ashar itu tutup jalan untuk menunggu buka puasa. Nanti sentral itu di terminal,” ujar Adhan.

Menurutnya, konsep Kampung Ramadan diharapkan mampu menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi ruang interaksi sosial warga selama Ramadan.

“Orang bisa jual takjil juga di dalam terminal. Kampung Ramadan,” tambahnya.

Sementara untuk pengaturan aktivitas malam di Pelataran Sentral (PS), kegiatan akan menyesuaikan dengan waktu pelaksanaan ibadah tarawih.

“Abis tarawih,” singkatnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota juga berencana menggelar Salat Tarawih di salah satu lokasi di Pasar Sentral dengan delapan rakaat, sehingga masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut tetap dapat menunaikan ibadah dengan nyaman.

“Di Pasar Sentral juga kita akan adakan salat Tarawih delapan rakaat, jadi orang bisa salat di situ,” tutupnya. Jika ingin, saya bisa buatkan juga versi yang lebih tajam dengan angle ekonomi rakyat atau lebih humanis menyentuh suasana Ramadan.(*)


Share