GORONTALO - Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem, Rahmat Gobel menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang bertempat di Aula Kantor Desa Yosonegoro pada Rabu (06/05/2026). Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Koperasi Merah Putih se-Kecamatan Limboto dan Limboto Barat.
Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi yang mengapresiasi konsistensi Rahmat Gobel dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Gorontalo melalui penguatan ideologi dan ekonomi kerakyatan.
Dalam sambutannya, Rahmat Gobel menekankan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) tidak boleh hanya berhenti pada hafalan, melainkan harus diwujudkan dalam aksi nyata, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi daerah.
Beliau menyoroti tantangan besar yang dihadapi Gorontalo, mulai dari tingginya angka kemiskinan yang menurut data BPS masih berada di peringkat lima besar nasional, hingga ancaman pinjaman online (pinjol) dan judi online yang merusak sendi-sendi ekonomi masyarakat.
"Apa arti Pancasila jika masyarakat kita tetap miskin? Kita harus membangun kemandirian, mempercepat pembangunan, dan menuntaskan kemiskinan di Gorontalo," tegas Rahmat Gobel di hadapan para pengurus koperasi.
Rahmat Gobel juga menceritakan pengalamannya saat menjabat sebagai Menteri Perdagangan, di mana beliau berani mengambil kebijakan tegas untuk mengendalikan impor beras dan sapi demi melindungi peternak serta petani lokal. Menurutnya, sektor pertanian harus menjadi kekuatan dasar pertumbuhan ekonomi Gorontalo.
Beliau mengajak pengurus Koperasi Merah Putih untuk menjadi garda terdepan dalam Memastikan akses pupuk dan bibit yang mudah serta menjaga stabilitas harga saat panen dan menggerakkan ekonomi dari desa.
Menutup sambutannya, Rahmat Gobel menyatakan dukungannya terhadap berbagai program percepatan pembangunan nasional, termasuk dalam penyiapan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi kerakyatan. Ia berharap koperasi di Gorontalo mampu beradaptasi dan menjadi motor penggerak kesejahteraan yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa. (Fikri)