Go-Pena Baner

Thursday, 21 May, 2026

Ponelo Fest 2022 Sarana Peningkatan Ekonomi dan Pariwisata Gorontalo Utara

Responsive image
Bupati Gorontalo Utara, Thoriq Modanggu saat menimbang hasil tangkapan ikan peserta lomba mancing mania pada agenda Motabi Kambungu Kecamatan Ponelo Kepulauan dirangkaikan dengan Ponelo Fest 2022, Sabtu (10/12/2022).

GORUT(go-pena.id)-Realisasi program Motabi Kambungu oleh Bupati Gorontalo Utara telah digelar dibeberapa kecamatan, tidak ketinggalan Kecamatan Ponelo Kepulauan juga telah menjadi bagian dari realisasi program Motabi Kambungu tersebut yang dirangkaikan dengan Ponelo Fest 2022.

Optimis pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat, festival itu dimeriahkan dengan berbagai macam lomba antar masyarakat desa di Kecamatan Ponelo, yakni lomba balap perahu katinting, balap dayung perahu, sepak bola pantai, lomba dayung box, dan mancing mania.

Hadiah yang disiapkan panitia untuk pemenang lomba pada festival tersebut beragam, yang paling menarik bagi masyarakat yaitu sebuah mesin tempel perahu dengan kekuatan 6 PK, yang berhasil disabet oleh rider asal Desa Ponelo, dengan nama perahu Bunga Fatimah. Hadiah besar tersebut diberikan khusus oleh Bupati Thoriq bagi yang berhasil memenangkan perlombaan.

Festifal yang dibuka oleh Bupati pada Jum'at kemarin dan berakhir pada Sabtu (10/12/2022) juga berhasil mengundang minat para wisatawan lokal dari berbagai kecamatan yang ada di Gorontalo Utara, hal ini tentunya juga makin meningkatkan ekonomi warga disekitar Ponelo utamnya pada sektor pariwisata.

Sementara itu pada cabang lomba mancing mania, para pemancing berhasil menaklukkan target ikan dengan bobot puluhan kilogram, ini membuktikan bahwa potensi sumber daya alam Gorut masih sangat terjaga.

"Selaku bupati saya sangat bersyukur bahwa potensi sumber daya alam kita masih sangat terjaga, dibuktikan dengan hasil tangkapan para peserta mancing mania ini," ungkap Bupati.

"Iven seperti ini kedepannya akan kita laksanakan setiap tahun dengan persiapan yang lebih besar, juga tentunya saya tidak berfokus pada seremoni belaka namun tidak lain untuk membangkitkan ekonomi dan pariwisata Gorontalo Utara," jelasnya.

Selanjutnya mantan dosen IAIN Gorontalo itu juga menambahkan bahwa iven itu diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja masyarakat utamanya silaturahmi antar warga Ponelo.

Tidak hanya hadiah kepada peserta lomba, bupati juga memberikan hadiah berupa miniatur ikan tuna kepada panitia yang telah membantu menyukseskan festival tersebut. Bukan sebatas pada miniatur ikannya, tetapi didalamnya memiliki makna tersendiri.

"Miniatur ikan itu di dalamnya memiliki makna filosofis yang artinya masyarakat Gorontalo Utara adalah masyarakat yang dekat dengan alam dan giat dalam bekerja, tentunya ini tidak akan berhenti disini kita akan tetap menggelar iven yang lebih besar lagi," tandasnya. (IP03-IDAL).


Share