PEMKAB - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi, mengerahkan peran aktif kelompok dasawisma untuk menyukseskan perhelatan Pekan Nasional Petani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo. Dasawisma bersama kader PKK diposisikan sebagai garda terdepan dalam memastikan kenyamanan rumah-rumah warga yang akan dijadikan tempat menginap (homestay) para tamu se-Indonesia.
Komitmen tersebut ditegaskan saat Ny. Maryam, yang didampingi Ketua I TP-PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Veny Junus Anwar, turun langsung memimpin verifikasi homestay di Kecamatan Telaga Biru pada Rabu (20/05/2026).
Dalam agenda verifikasi tersebut, Maryam mengimbau seluruh elemen dasawisma untuk jeli memperhatikan aspek-aspek krusial yang menunjang kenyamanan para tamu lintas provinsi nanti. Hal itu meliputi kebersihan lingkungan, kenyamanan di dalam rumah, hingga penataan area pekarangan.
“Dasawisma memiliki peran penting karena mereka langsung bersentuhan dengan keluarga dan lingkungan rumah warga. Ini menjadi kekuatan besar dalam mendukung kesiapan homestay dan pelayanan kepada tamu PENAS,” ujar Maryam kepada gorontalokab.go.id. Menurutnya, kesiapan dan keramahan masyarakat lokal adalah kunci utama demi memberikan kesan pertama yang baik bagi para delegasi nasional.
Sebagai penanda resmi kesiapan akomodasi, Ny. Maryam Sofyan Puhi melakukan penempelan stiker pada rumah-rumah yang dinyatakan layak. Kecamatan Telaga Biru sendiri dicanangkan memiliki total 636 unit homestay yang masuk dalam daftar verifikasi.
Tak sekadar mengecek bangunan fisik, dalam kesempatan yang sama, Maryam dan Veny Anwar juga menyerahkan bantuan bibit tanaman hortikultura berupa cabai, tomat, dan terong kepada kelompok dasawisma serta para pemilik rumah. Stimulan bibit ini dibagikan dengan harapan masyarakat dapat langsung mengolah pekarangan mereka agar lingkungan sekitar pemondokan terlihat lebih hijau, asri, sekaligus produktif.
Guna memastikan seluruh persiapan berjalan serentak dan terpantau, TP-PKK Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus memperkuat jalur koordinasi dan kolaborasi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga ke kelompok dasawisma di akar rumput. (*)