GORONTALO— Polda Gorontalo mengerahkan sekitar 300 personel dalam Operasi Patuh Otanaha 2026 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi ini mengedepankan edukasi, pencegahan kecelakaan, serta penegakan hukum yang humanis.
Hal tersebut disampaikan Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Dedy Suhartono saat memimpin gelar pasukan Operasi Patuh Otanaha 2026 di halaman Mapolda Gorontalo, Senin (26/10/2026).
Apel gelar pasukan tersebut diikuti ratusan personel gabungan yang terdiri dari Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Dalam penyampaiannya, Dedy menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Operasi ini untuk mengajak masyarakat pengguna jalan agar tertib berlalu lintas. Suatu negara yang aman bisa dilihat dari tertibnya lalu lintas,” ujar Wakapolda.
Alih-alih hanya mengandalkan penindakan, Operasi Patuh Otanaha 2026 juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.
Sementara itu, Dirlantas Polda Gorontalo Kombes Pol. Lukman Cahyono menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi dilakukan melalui tiga pendekatan, yakni edukatif, preventif, dan penegakan hukum.
Pada pendekatan edukatif, petugas akan mengintensifkan sosialisasi melalui pemasangan spanduk, banner, serta kegiatan penyuluhan kepada masyarakat. Langkah ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengguna jalan mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
Selanjutnya, pendekatan preventif dilakukan dengan menempatkan personel di titik-titik rawan kecelakaan guna mencegah pelanggaran dan meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Dalam penegakan hukum, kami tetap mengedepankan pendekatan humanis. Tidak semua pelanggaran langsung ditilang, karena edukasi dan teguran juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat,” jelas Dirlantas.
Meski demikian, penindakan tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, di antaranya kendaraan yang melebihi ketentuan dimensi, kendaraan yang dimodifikasi untuk balapan di jalan umum, serta pengendara yang berboncengan sambil melawan arus.
Melalui Operasi Patuh Otanaha 2026, Polda Gorontalo mengusung semangat Polisi Bersama Masyarakat untuk mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan. (Fikri)