Go-Pena Baner

Sunday, 05 April, 2026

Muscab ke-10 DPC PPP Kota: Rifai Bukusu Siap Maju Pilwako

Responsive image
Rivai Bukusu saat memberikan sambutan pada pembukaan Muscab ke-10 DPC PPP Kota Gorontalo. (Foto: Fazri/Gopena.id)

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Gorontalo menggelar musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Gorontalo. Ahad, (5/4/2026) di Ballroom Grand Q Hotel.
 
Ketua DPC PPP Kota Gorontalo, Rifai Bukusu, menyampaikan bahwa Anggaran Rumah Tangga (ART) partai membatasi kepemimpinan hanya dua periode, namun ia mendapatkan diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang berlaku sejak 9 Januari lalu. Keputusan ini, menurutnya, diambil berkat pencapaian kinerja yang dinilai positif.
 
"Saya sudah dua periode memimpin. Namun Alhamdulillah, saya mendapatkan diskresi. Hal ini karena sejak kepemimpinan saya, perolehan kursi partai di Kota Gorontalo terus bertambah. Setiap pemilihan selalu bertambah satu kursi," jelasnya.
 
Rifai juga menyatakan kesiapannya untuk melangkah ke ranah eksekutif pada Pemilihan Wali Kota (Pilwako) mendatang. Menurutnya, dorongan ini datang dari seluruh kader partai, dan ia merasa waktunya telah tiba setelah mengabdikan diri selama empat periode di legislatif, termasuk dua periode sebagai pimpinan DPR.
 
"Hampir seluruh kader mendorong saya maju ke Pilwako. Saya sudah empat periode di legislatif, sekarang waktunya maju sebagai eksekutif. Insya Allah saya siap menyahuti keinginan kader baik di kota maupun provinsi. Politik itu mencari kekuasaan, dan saya siap maju," tegasnya.
 
Rifai juga menceritakan latar belakang pribadinya yang bukan berasal dari dunia politik, melainkan sebagai pengusaha di bidang pengembangan perumahan sejak lulus Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia mengakui bahwa masuknya ia ke dunia politik berkat peran tokoh daerah, Adhan Dambea, yang ia sebut sebagai "bapak politiknya".
 
"Pada 2009, saya bertemu Pak Adhan Dambea. Beliau yang mendorong saya menjadi anggota legislatif, padahal beliau berasal dari partai lain. Saya anggap beliau adalah bapak politik saya, walaupun bukan anak biologis. Saya tidak akan pernah melupakan jasa beliau," ungkapnya.


Share