Go-Pena Baner

Sunday, 31 May, 2026

Bupati Sofyan Puhi Resmi Mulai Pembangunan Rumah Produksi Nilam

Responsive image
Bupati Sofyan Puhi melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Rumah Produksi Nilam

PEMDA - Pemerintah Kabupaten Gorontalo secara resmi mulai mengembangkan tanaman nilam sebagai komoditas unggulan baru guna mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. Dikutip dari gorontalokab.co.id langkah strategis ini diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Produksi Nilam oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, di kawasan Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, pada Minggu (31/05/2026).

Fasilitas pengolahan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo dengan Koperasi Infinity Alam Lestari. Kerja sama tersebut difokuskan untuk memperkuat rantai hilirisasi komoditas nilam di daerah, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi sebelum dilepas ke pasar.

Selain memperluas dan menggenjot sektor budidaya di tingkat petani, pemerintah daerah juga sudah menyiapkan panggung promosi skala besar. Hasil produksi nilam dari Kabupaten Gorontalo direncanakan akan diperkenalkan secara luas pada ajang nasional Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII, yang dijadwalkan berlangsung di Gorontalo pada Juni 2026 mendatang.

Melalui kehadiran fasilitas produksi yang modern di Bongohulawa ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap seluruh rantai produksi minyak atsiri dari nilam dapat dikelola secara lebih terintegrasi dari hulu ke hilir, sehingga mampu menyumbang manfaat finansial yang jauh lebih besar bagi masyarakat lokal.

Dalam arahannya di lokasi pembangunan, Bupati Sofyan Puhi menekankan bahwa Rumah Produksi Nilam ini diproyeksikan menjadi pintu masuk utama bagi model pengembangan ekonomi berbasis pertanian yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Pembangunan Rumah Produksi Nilam ini diharapkan dapat mendongkrak kesejahteraan petani. Komoditas ini diproyeksikan tidak hanya memenuhi permintaan lokal, tetapi juga mampu menembus pasar global,” ujar Sofyan.

Sofyan menambahkan, ekspansi ke komoditas nilam ini menjadi salah satu ikhtiar taktis pemerintah daerah untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Strategi ini memanfaatkan potensi lokal secara maksimal dengan orientasi pasar yang jauh lebih luas dan menjanjikan. (*) 


Share