Go-Pena Baner

Tuesday, 07 April, 2026

292 Mahasiswa UNG Turun ke Desa, Siap Wujudkan Kemandirian Pangan, Kesehatan, dan Ekonomi

Responsive image
Pelaksanaan Pembekalan Kepada Mahasiswa KKN UNG.

GORONTALO - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menegaskan jati dirinya sebagai “Kampus Kerakyatan” dengan menerjunkan ratusan mahasiswa terbaik ke tengah masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sebanyak 292 mahasiswa akan mengabdi selama 49 hari, mulai 8 April hingga 23 Mei 2026, di berbagai pelosok Provinsi Gorontalo.

Pengabdian kali ini tidak sekadar menjadi rutinitas akademik, tetapi difokuskan pada tiga sektor krusial yang menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat desa, yakni kemandirian pangan, kesehatan, dan penguatan ekonomi.

Kepala Pusat KKN UNG, Rosbin Pakaya, menjelaskan bahwa program KKN tahun ini terbagi dalam dua skema utama. KKN Tematik melibatkan 226 mahasiswa dengan fokus pada isu-isu spesifik di masyarakat, sementara KKN Berdampak diikuti 66 mahasiswa yang diarahkan untuk menghasilkan program berkelanjutan dengan hasil nyata.

Ratusan mahasiswa tersebut akan disebar di 26 desa yang tersebar di Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, hingga Kota Gorontalo. Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif dan kreatif terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat setempat.

“Mahasiswa akan fokus mendukung program kemandirian di sektor pangan, kesehatan, dan ekonomi. Ini menjadi momentum penting untuk menguji dan memvalidasi ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas di lapangan,” ujar Rosbin.

Mewakili Rektor UNG, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Mohamad Hidayat Koniyo, menegaskan bahwa KKN merupakan instrumen strategis dalam pemberdayaan masyarakat. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi aktif menyerap aspirasi dan memahami kondisi riil masyarakat.

“Kehadiran mahasiswa harus benar-benar dirasakan manfaatnya. Gunakan kesempatan ini untuk mengabdikan diri melalui keterampilan dan ilmu pengetahuan yang dimiliki, demi membantu masyarakat desa,” tegasnya. (*)


Share