Go-Pena Baner

Saturday, 29 August, 2026

Ratusan Penzikir Mulai Berdatangan, Maulid Nabi di Desa Bongo Siap Sambut Pengunjung dari Berbagai Daerah

Responsive image
Suasana masjid At Taqwa Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo. Sabtu (29/8/2026) malam. (Foto : Wawan/Go-Pena)

GORONTALO — Pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, diprediksi bakal kembali menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.

Peringatan Maulid Nabi yang akan berlangsung di Masjid At Taqwa, Desa Bongo, Minggu (30/8/2026), disambut antusias oleh masyarakat setempat. Selain menjadi momentum keagamaan, tradisi Maulid di Desa Bongo juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempertahankan budaya dan kearifan lokal.

Pemangku Adat Desa Bongo, Yapin Latif, mengatakan masyarakat telah mempersiapkan diri untuk menyambut para pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Menurutnya, antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat dari persiapan pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kesiapan warga dalam menerima dan menjamu para tamu yang datang untuk mengikuti rangkaian peringatan Maulid.

“Insyaallah masyarakat akan sangat antusias menyambut saudara-saudara kita yang datang dari berbagai daerah. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Bongo,” ujar Yapin.

 

Ia mengatakan, salah satu hal yang menjadi ciri khas dalam pelaksanaan Maulid di Desa Bongo adalah sajian kue tradisional, khususnya Kolombengi dan Sukade, yang disiapkan masyarakat untuk dinikmati bersama.

Tradisi tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Maulid di Desa Bongo. Para pengunjung yang datang tidak hanya mengikuti kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat mencicipi berbagai sajian khas yang telah disiapkan oleh masyarakat.

“Kita tetap mempertahankan tradisi yang sudah menjadi bagian dari masyarakat. Kolombengi dan Sukade ini menjadi salah satu sajian khas yang selalu dinantikan,” jelasnya.

Pantauan Go-Pena.id, Sabtu (29/8/2026) malam, suasana di Masjid At Taqwa, Desa Bongo, mulai ramai. Ratusan penzikir dari berbagai daerah sudah mulai berdatangan dan memadati kawasan masjid.

Kedatangan para penzikir tersebut menjadi tanda bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Bongo kembali menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang mampu menarik perhatian masyarakat luas.

Masyarakat Desa Bongo pun diharapkan terus menjaga keramahan dan semangat gotong royong dalam menyambut para tamu yang datang.

Bagi masyarakat setempat, peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga warisan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. (wan) 


Share