Go-Pena Baner

Thursday, 27 August, 2026

Dinkes P2KB dan TP PKK Gorontalo Perkuat Sinergi, Jadikan Keluarga Fondasi Masyarakat Sehat

Responsive image
Workshop Pembinaan Kesehatan Keluarga yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo di Aula Rumah Jabatan Gubernur.

GORONTALO — Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menghadiri Workshop Pembinaan Kesehatan Keluarga di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (21/8). Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan daerah.

Workshop mengusung tema “Sehat dan Cerdas Melalui Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga” dan dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan. Agenda ini dirancang untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah daerah dan TP PKK dalam membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat.

Dalam kesempatannya, Anang S. Otoluwa menegaskan bahwa berbagai intervensi program kesehatan akan memberikan dampak yang lebih optimal apabila edukasi dan habituasi hidup sehat dimulai dari lingkungan rumah tangga.

“Keluarga adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat dan cerdas. Karena itu, upaya kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi harus diperkuat dari lingkungan keluarga dengan meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan kemampuan mandiri,” ujar Anang.

Lebih lanjut, Anang menyoroti pentingnya peran para kader PKK yang berada di garda terdepan. Menurutnya, kader yang berinteraksi langsung dengan warga memiliki posisi strategis dalam menyampaikan edukasi kesehatan secara efektif.

Sinergi berkelanjutan ini difokuskan pada sejumlah agenda prioritas, di antaranya: Pemenuhan Gizi: Memastikan asupan gizi seimbang untuk mencegah stunting dan pemeliharaan kesehatan keluarga. Kesehatan Ibu dan Anak: Mengawal keselamatan kehamilan, persalinan, hingga pemantauan tumbuh kembang anak. Pencegahan Penyakit: Mendorong perilaku preventif terhadap penyakit menular maupun tidak menular. Deteksi Dini: Menggerakkan masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan pemeriksaan awal dan fasilitas kesehatan formal.

Kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, semakin menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor tersebut. Melalui pelatihan ini, kapasitas para kader diharapkan meningkat pesat dalam menjalankan fungsi promotif dan preventif, sehingga mampu mencetak keluarga Gorontalo yang sehat, mandiri, dan produktif secara berkelanjutan. (*)


Share