Gorontalo — Guru Besar Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Sardi Salim, menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Pemodelan Energi Aliran Sungai dalam Wilayah DAS untuk Energi Listrik Masyarakat” pada pengukuhan Guru Besar Universitas Negeri Gorontalo, tahun 2026
Dalam orasinya, Prof. Sardi menekankan pentingnya pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai satuan hidrologi alami dalam mendukung penyediaan energi listrik berbasis sumber daya lokal. Menurutnya, sungai memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Ia menjelaskan bahwa pemodelan energi aliran sungai berbasis DAS mampu memberikan gambaran yang lebih akurat terkait potensi debit air, fluktuasi musiman, serta kesesuaian lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga air skala kecil. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mengatasi keterbatasan data hidrologi yang kerap menjadi kendala dalam perencanaan elektrifikasi pedesaan
Penelitian yang dipaparkan Prof. Sardi dilakukan di DAS Bone, Provinsi Gorontalo, dengan fokus kajian pada Sub-DAS Bula. Melalui pemodelan hidrologi menggunakan perangkat HEC-HMS yang terintegrasi dengan metode SCS Curve Number, diperoleh hasil simulasi debit puncak sebesar 23,98 meter kubik per detik. Nilai tersebut mendekati hasil observasi lapangan dengan tingkat penyimpangan volume limpasan hanya sekitar 1,56 persen
Lebih lanjut, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan tersebut dapat digunakan untuk memprediksi potensi energi listrik di sejumlah sub-DAS lain di wilayah DAS Bone. Dari simulasi tersebut, diperoleh estimasi potensi energi listrik yang bervariasi, mulai dari skala kecil hingga puluhan kilowatt, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat local.
Prof. Sardi menegaskan bahwa temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pengembangan energi terbarukan berbasis DAS. Selain mendukung kemandirian energi daerah, pendekatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam penyediaan akses energi bersih dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. (Wan)