Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menegaskan komitmennya untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintahan yang sedag ia pimpin bersama Indra Gobel selaku Wakil Wali Kota Gorontalo.
Sebagai wujud nyata, ia mempublikasikan nomor ponsel pribadinya agar warga dapat melapor langsung tanpa perantara, apabila menemukan pelayanan publik yang buruk atau mendapati pejabat yang tidak bekerja secara maksimal.
Adhan mengaku, setiap hari dirinya menerima banyak pesan masuk dari warga, bahkan jumlahnya bisa mencapai lima hingga enam pesan dalam sehari. Ia menilai hal tersebut bukanlah gangguan, melainkan hal positif yang menjadi bukti bahwa masyarakat peduli terhadap pembangunan dan pelayanan di daerahnya.
Menurutnya, setiap laporan yang masuk ke nomor pribadinya tidak dibiarkan begitu saja, melainkan langsung ditindaklanjuti. Langkah yang diambil bervariasi, mulai dari memanggil dan meminta klarifikasi dinas terkait, hingga melakukan perombakan atau mutasi pejabat jika dinilai kinerjanya belum memenuhi harapan.
"Saya terima semua pesan WhatsApp yang masuk. Banyak yang sudah saya tindak lanjuti. Saya panggil kepala dinas, minta penjelasan, bahkan banyak pejabat yang sudah saya pindah tugas atau ganti karena dinilai tidak bekerja sesuai harapan," kata Adhan saat memberitakan sambutan di kecamatan Kota Utara, Senin, (18/5/2026).
Ia mengakui bahwa pemerintah beserta aparaturnya adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan atau kekurangan, sehingga masukan dari masyarakat menjadi bahan perbaikan yang sangat dibutuhkan. Meski demikian, Adhan berpesan agar setiap laporan yang disampaikan harus berlandaskan kebenaran, bukan berisi fitnah atau isu yang tidak jelas asal-usulnya.
"Silakan sampaikan apa saja, kritik atau saran. Tapi yang paling penting itu kebenarannya. Jangan bawa fitnah. Kalau benar ada yang salah atau kurang baik, kami pasti perbaiki. Mulai dari pelayanan di kantor, jalanan, sampai pelayanan di rumah sakit, harus kita benahi bersama," tegas Adhan. (Fazri)