Go-Pena Baner

Wednesday, 21 October, 2026

FKTP UNG Ambil Peran Strategis dalam Penyusunan Zonasi Karbon Biru Kwandang

Responsive image
FPIKA terlibat dalam survei lapangan mendukung pengumpulan data ilmiah dan kajian kondisi ekosistem perairan sebagai dasar perencanaan zonasi kawasan pesisir dan laut.

GORONTALO - Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), mengambil peran strategis dalam penyusunan dokumen Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional Tertentu (RZ KSNT) Karbon Biru Perairan Kwandang dan sekitarnya.

Dalam kegiatan survei lapangan yang berlangsung pada 12–17 Oktober 2026 di Kabupaten Gorontalo Utara, FKTP UNG bertindak sebagai Koordinator Tim Ekologi untuk mendukung pengumpulan data ilmiah dan kajian kondisi ekosistem perairan sebagai dasar perencanaan zonasi kawasan pesisir dan laut.

Keterlibatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan, khususnya melalui kajian ekologi dan pengembangan potensi karbon biru.

Pelaksanaan survei melibatkan empat tim dengan bidang kajian berbeda, yakni Tim Ekologi, Tim Karbon, Tim Pemetaan, dan Tim Sosial Ekonomi (Sosek). Selain FKTP UNG yang mengoordinasikan Tim Ekologi, tim lainnya melibatkan unsur akademisi dari Universitas Hasanuddin, Makassar.

Masing-masing tim menjalankan tugas sesuai bidang keahliannya. Tim Ekologi mengkaji kondisi lingkungan dan karakteristik ekosistem perairan, sedangkan Tim Karbon berfokus pada aspek karbon biru.

Sementara itu, Tim Pemetaan mendukung analisis spasial dan penyediaan informasi kewilayahan. Adapun Tim Sosek mengkaji kondisi sosial ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan.

Pembagian tugas tersebut dirancang untuk menghasilkan data dan informasi yang komprehensif sebagai bahan penyusunan dokumen zonasi. Pendekatan multidisiplin dinilai penting agar perencanaan kawasan tidak hanya mempertimbangkan aspek ekologis, tetapi juga potensi karbon biru, karakteristik wilayah, dan kebutuhan sosial ekonomi masyarakat pesisir.

Survei lapangan ini turut melibatkan dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan mahasiswa. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari kolaborasi akademik sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam pelaksanaan kajian kelautan dan pesisir.

Bagi FKTP UNG, kepercayaan untuk mengoordinasikan Tim Ekologi menjadi kontribusi nyata dalam mendukung penelitian dan perencanaan wilayah pesisir berbasis data ilmiah. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi salah satu masukan dalam menentukan arah pemanfaatan kawasan dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kelestarian ekosistem laut.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin dan berbagai pihak terkait, penyusunan dokumen RZ KSNT Karbon Biru Perairan Kwandang dan sekitarnya diharapkan dapat berlangsung secara terintegrasi.

Upaya ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan kajian ilmiah yang mendukung perencanaan wilayah pesisir serta pengelolaan sumber daya kelautan secara berkelanjutan. (*)


Share