GORONTALO – Anggota DPR RI, Rusli Habibie, menggelar buka puasa bersama dengan para wartawan di Gorontalo, Selasa (17/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi ringan mengenai berbagai isu yang tengah berkembang di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Rusli menekankan pentingnya peran wartawan di tengah kondisi bangsa yang menurutnya sedang tidak baik-baik saja. Ia mengingatkan agar insan pers mampu menjadi garda terdepan dalam menyaring informasi yang beredar, khususnya di media sosial.
“Negara kita memang lagi tidak baik-baik saja. Saya lihat banyak sekali informasi yang berkembang di media sosial. Di sinilah peran wartawan sangat penting untuk memfilter informasi, agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu benar,” ujarnya.
Menurutnya, di era digital saat ini, arus informasi begitu cepat dan tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, kehadiran media yang profesional dan berimbang sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat.
Selain menyoroti peran media, Rusli juga mengungkapkan salah satu persoalan mendasar yang masih dihadapi Provinsi Gorontalo, yakni keterbatasan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah.
Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis Gorontalo yang tersebar membuat pembangunan infrastruktur jaringan menjadi tantangan tersendiri. “Di Gorontalo ini kendalanya memang jaringan. Kadang sepuluh rumah, tapi jaraknya jauh lagi ke sepuluh rumah berikutnya. Ini yang membuat pembangunan jaringan tidak mudah,” jelasnya.
Meski demikian, Rusli menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pemerataan akses jaringan di Gorontalo selama masa jabatannya di DPR RI.
“Target saya sebelum akhir jabatan di DPR RI, seluruh wilayah Gorontalo sudah terpasang jaringan. Ini penting agar masyarakat bisa mendapatkan akses informasi dan layanan digital yang sama,” tegasnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus memperkuat sinergi antara wakil rakyat dan insan pers dalam membangun daerah serta menjaga kualitas informasi publik. (Wan)