GORONTALO – Sebanyak 217 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menampilkan beragam inovasi pembelajaran dalam Pameran Produk Program UNG Mengajar Batch 9 Wilayah Kabupaten Gorontalo yang digelar Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPMPP) UNG di SMP Negeri 3 Limboto Barat, Rabu (8/7).
Pameran tersebut menjadi ajang diseminasi berbagai produk inovatif yang dihasilkan mahasiswa selama menjalankan Program UNG Mengajar di sekolah-sekolah mitra. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi kreatif guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Gorontalo.
Pada pelaksanaan Program UNG Mengajar Batch 9, sebanyak 217 mahasiswa diterjunkan ke 19 sekolah mitra yang terdiri atas jenjang SD, SMP, SMA, dan MA. Selama satu semester, mahasiswa berkolaborasi dengan para guru untuk mengembangkan metode, media, serta perangkat pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Berbagai karya yang dipamerkan meliputi modul ajar Kurikulum Merdeka, media pembelajaran berbasis teknologi digital, alat peraga edukatif, perangkat pembelajaran interaktif, hingga program penguatan literasi dan pendidikan karakter. Seluruh produk tersebut telah diimplementasikan secara langsung di sekolah-sekolah mitra.
Kepala LPMPP UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., mengatakan pameran produk menjadi wadah untuk memperlihatkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan mahasiswa selama mengikuti Program UNG Mengajar.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sebagai media publikasi hasil program, tetapi juga ruang berbagi pengalaman, ide, dan inspirasi bagi mahasiswa, guru, serta sekolah dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih efektif.
"Berbagai produk yang dipamerkan meliputi media pembelajaran, alat peraga edukatif, perangkat pembelajaran, serta hasil program kerja yang telah diterapkan di masing-masing sekolah. Melalui pameran ini, kami berharap inovasi yang dihasilkan dapat menjadi referensi bagi sekolah lain dan terus dikembangkan untuk meningkatkan mutu pendidikan," ujar Elya.
Pameran berlangsung semarak dengan menghadirkan 19 stan dari sekolah mitra yang menampilkan hasil kolaborasi mahasiswa dan peserta didik. Para pengunjung dapat menyaksikan langsung berbagai media pembelajaran inovatif, proyek kolaboratif siswa, hingga dokumentasi pelaksanaan Program UNG Mengajar di setiap sekolah.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNG, Dr. Harto Malik, M.Hum., mengapresiasi sinergi antara Universitas Negeri Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, dan sekolah-sekolah mitra yang telah mendukung suksesnya Program UNG Mengajar Batch 9.
Ia berharap berbagai inovasi yang dihasilkan mahasiswa tidak berhenti pada ajang pameran, melainkan terus dimanfaatkan, dikembangkan, dan disempurnakan oleh sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
"Inovasi yang telah dihasilkan mahasiswa diharapkan dapat terus digunakan dan disempurnakan oleh sekolah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah seperti ini merupakan langkah strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah," pungkas Harto.