Go-Pena Baner

Saturday, 19 September, 2026

Wisuda ke-63 UNG, Rektor Eduart Wolok: Gelar Akademik Harus Dibarengi Adab

Responsive image
Prosesi Wisuda UNG ke 63.

GORONTALO — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mengukuhkan para lulusan melalui pelaksanaan Wisuda ke-63 yang digelar pada Kamis (17/9/2026).

Dalam sambutannya, Rektor UNG Prof. Dr. Eduart Wolok menegaskan bahwa momentum wisuda bukan semata-mata seremoni akademik, melainkan sebuah persembahan yang dipersembahkan UNG kepada orang tua dan wali yang telah memberikan dukungan kepada para mahasiswa selama menempuh pendidikan.

“Wisuda adalah persembahan dari UNG kepada orang tua dan wali,” ujar Eduart dalam sambutannya.

Menurutnya, keberhasilan mahasiswa meraih gelar akademik tidak boleh berhenti pada pencapaian pendidikan semata. Para lulusan juga dituntut mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan ilmu yang telah diperoleh selama berada di bangku perguruan tinggi.

Ia menekankan pentingnya adab sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari orang yang berilmu.

“Penting kita menggambarkan adab sebagai orang yang berilmu. Siapa diri kita sebenarnya,” katanya.

Eduart mengingatkan para wisudawan bahwa setelah menyandang gelar akademik, tanggung jawab sebagai insan terdidik justru semakin besar. Gelar yang diperoleh harus berjalan seiring dengan sikap rendah hati, etika, tanggung jawab dan kemampuan menempatkan diri di tengah masyarakat.

“Setelah meraih gelar, tetap kita harus beradab,” tegasnya.

Ia berharap para lulusan UNG tidak hanya dikenal karena gelar yang disandang, tetapi juga karena karakter dan kontribusinya di tengah masyarakat.

Menurut Eduart, pendidikan tinggi pada akhirnya tidak hanya membentuk seseorang menjadi pribadi yang memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan sosial yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eduart juga menyinggung kehadiran Ketua DPRD Kota Gorontalo Irwan Hunawa dalam momentum wisuda tersebut.

Menurutnya, kehadiran Irwan Hunawa menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar UNG, terlebih karena dapat menjadi bagian dari momentum penting bagi para lulusan.

“Dan tadi ada juga Ketua DPRD Kota Gorontalo, Pak Irwan Hunawa. Sebuah kebanggaan bagi kita,” ungkap Eduart.

Wisuda ke-63 UNG pun menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memulai fase baru setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Rektor berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UNG dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara.

Lebih dari sekadar gelar, para lulusan diharapkan mampu membawa nama baik almamater dengan menunjukkan kompetensi sekaligus adab dalam setiap langkah kehidupan setelah meninggalkan kampus. (Wan)


Share