GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba, melalui penandatanganan Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) antara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo dan pimpinan perguruan tinggi se-Provinsi Gorontalo, Senin (9/03/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Rektor UNG yang diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama, Dr. Harto Malik, M.Hum, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan hadirnya pimpinan perguruan tinggi di Gorontalo ini, semuanya disibukkan dengan Kampus Berdampak, baik dari sisi dampak sosial, dampak ekonomi, maupun dampak lingkungan,” ujar Harto Malik.
Ia menjelaskan bahwa UNG telah melakukan berbagai langkah konkret, mulai dari riset terkait dampak penyalahgunaan narkoba hingga pembentukan desa bersih narkoba sebagai bagian dari kontribusi akademik terhadap persoalan sosial.
“Kita sudah melaksanakan berbagai riset tentang bagaimana dampak penyalahgunaan narkoba, pembentukan desa bersih narkoba, serta memperkuat koordinasi dengan pihak eksternal,” tambahnya.
Selain itu, UNG juga mengimplementasikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba), yang melibatkan mahasiswa secara langsung dalam upaya edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui penandatanganan KKB ini, UNG berharap sinergi antara perguruan tinggi dan BNNP Gorontalo semakin kuat, sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang bebas dari narkoba serta melahirkan generasi yang sehat dan produktif.(*)