JAKARTA – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pelatihan kerja di daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, salah satunya lewat audiensi bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Wamenaker RI) Afriansyah Noor di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas finalisasi proses hibah lahan untuk pembangunan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Balai Latihan Kerja (BLK) Gorontalo. Selain itu, audiensi juga memastikan dukungan pembiayaan pembangunan melalui program Listraf yang didukung oleh World Bank.
Dalam pertemuan tersebut, Gusnar Ismail memperoleh kepastian dukungan anggaran dari Kementerian Ketenagakerjaan RI sebesar Rp75 miliar untuk melanjutkan pembangunan UPTP BLK Gorontalo.
Dukungan tersebut menjadi langkah penting bagi Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mempercepat terwujudnya fasilitas pelatihan kerja yang representatif sekaligus sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Gusnar menegaskan, keberadaan UPTP BLK memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing tenaga kerja Gorontalo.
Menurutnya, BLK nantinya tidak hanya menjadi tempat pelatihan berbasis kompetensi, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan pasar kerja serta perkembangan dunia usaha dan industri.
“Kami berharap proses hibah lahan dapat segera difinalisasi dan dukungan anggaran pembangunan melalui program yang telah disiapkan Pemerintah Pusat dapat segera direalisasikan. UPTP BLK Gorontalo sangat penting untuk memperkuat pelatihan vokasi dan menyiapkan tenaga kerja yang kompeten sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujar Gusnar.
Ia menambahkan, pembangunan UPTP BLK akan membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat Gorontalo untuk memperoleh pelatihan keterampilan dan sertifikasi kompetensi.
Fasilitas tersebut juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Sementara itu, Wamenaker RI Afriansyah Noor menyampaikan dukungan terhadap langkah Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam membangun ekosistem pelatihan vokasi yang kuat dan berkelanjutan.
Menurut Afriansyah, Kementerian Ketenagakerjaan siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menghadirkan sarana dan prasarana pelatihan kerja yang mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja di daerah.
Dengan kepastian dukungan pembiayaan sebesar Rp75 miliar serta proses hibah lahan yang terus difinalisasi, pembangunan UPTP BLK Gorontalo diharapkan dapat segera memasuki tahapan implementasi.
Kehadiran BLK tersebut nantinya diharapkan memberikan manfaat langsung bagi pencari kerja, pekerja, calon tenaga kerja, serta dunia usaha dan industri di Provinsi Gorontalo.
Dalam audiensi tersebut, Gubernur Gorontalo didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo. Rombongan diterima langsung Wamenaker RI Afriansyah Noor bersama jajaran Direktorat Bina Lavotas Kementerian Ketenagakerjaan RI. (*)