Go-Pena Baner

Sunday, 06 September, 2026

Soal Polemik Cagar Budaya, Adhan Dambea: Saya Siap Hadapi Siapa Pun

Responsive image
Wali Kota Gorontalo - Adhan Dambea saat konferensi Pers terkait rumah Jawatan Kantor Pos. Sabtu (5/9/2026)

GORONTALO — Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea membantah tudingan bahwa dirinya mangkir dari panggilan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo terkait kasus dugaan pengrusakan cagar budaya eks Rumah Jawatan Kepala Kantor Pos Gorontalo.

Adhan menegaskan, ketidakhadirannya memenuhi panggilan penyidik bukan karena berupaya menghindari proses hukum. Saat panggilan tersebut dilayangkan, ia mengaku sedang berada di Jakarta untuk menjalankan sejumlah agenda.

“Saya tak pernah mangkir. Saya lagi ada di Jakarta. Dan ketidakhadiran saya sudah disampaikan lewat surat yang dilayangkan Bagian Hukum ke Polda Gorontalo,” tegas Adhan.

Ia memastikan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan siap memberikan keterangan terkait persoalan yang menyeret namanya dalam polemik cagar budaya tersebut.

Menurut Adhan, persoalan hukum yang dihadapinya tidak akan membuat dirinya mundur dalam memperjuangkan apa yang disebutnya sebagai hak masyarakat Kota Gorontalo.

“Saya siap menghadapi siapa pun demi menjaga hak warga Kota Gorontalo,” ujarnya.

Adhan mengatakan, jabatan sebagai wali kota merupakan amanah yang pada akhirnya harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, ia tidak menjadikan jabatan tersebut sebagai alasan untuk menghindari persoalan hukum maupun berbagai polemik yang sedang dihadapi pemerintah daerah.

“Jabatan hanyalah titipan dan semua adalah ketetapan Allah SWT. Hanya saja, satu hal yang ingin saya tekankan, saya akan menjaga hak warga saya,” tegasnya. (Wan) 


Share